Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Maling Sasar Rumah Kosong Kembali Bergentayangan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Berhati-hatilah bila meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, sebab aksi pencurian dengan menyasar sejumlah rumah kosong kembali marak.
Seperti yang dialami Dewa Komang Arbawa warga Dusun Bangah, Desa Panji Kecamatan Sukasada, Senin pagi melaporkan ke Mapolres Buleleng ulah maling yang menyatroni rumah tempat tinggalnya dalam keadaan kosong hingga mengakibatkan sejumlah perhiasan emas lenyap dari tempatnya.
Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol Khaidar Latief mengakui adanya aksi pencurian yang kerap beraksi dengan menyasar rumah kosong, sehingga kepada masyarakat diharapkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi serupa terjadi lagi.
“Pelaku pencurian yang belum diketahui identitasnya itu biasanya beraksi dengan membobol pintu maupun jendela setelah mengetahui kondisi rumah dalam keadaan kosong, sehingga dengan mudah pelaku beraksi dan mengambil sejumlah barang berharga,†papar Khaidar Latief.
Sedikitnya dari catatan di Kepolisian, dalam seminggu, aksi pencurian yang dilaporkan mencapi tiga hingga lima kasus. Namun dari beberapa kasus pencurian itu belum berhasil diungkap polisi lantaran kurangnya pembuktian dan kesaksian. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2046 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun