Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Manipur India Rusuh Buntut Video Perempuan Diarak dan Diperkosa Massal
beritabali.com/cnnindonesia.com/Manipur India Rusuh Buntut Video Perempuan Diarak dan Diperkosa Massal
BERITABALI.COM, DUNIA.
Negara bagian di India, Manipur, bergejolak buntut video dua perempuan diperkosa dan diarak massa dalam kondisi telanjang viral di media sosial.
Manipur sebetulnya tengah memanas sejak Mei karena perselisihan suku Kuki dan Meitei. Video yang viral belakangan ini turut menambah ketegangan di antara mereka dan wilayah tersebut.
Insiden dalam video disebut terjadi pada 4 Mei. Ketika itu, sejumlah orang mengarak tiga perempuan dan diduga memperkosa salah satu di antara mereka di distrik Kangpokpi, Manipur.
Dua perempuan lagi diperkosa dalam insiden terpisah dan dibunuh di Imphal.
Dalam rekaman berdurasi 26 detik itu, sejumlah orang mengarak dua perempuan di jalan. Ini lantas memicu kemarahan publik.
Video tersebut baru terungkap karena pemerintah setempat membatasi konten penyebaran kekerasan sejak awal Mei, saat kerusuhan meletus, demikian dikutip CNBCTV 18.
Belakangan, pihak berwenang mencabut larangan tersebut. Kemudian pada 19 Juli, rekaman itu beredar di media sosial.
Berdasarkan laporan dari kepolisian di Manipur, korban merupakan bagian dari etnis Kuki. Sementara itu, tersangka pemerkosaan berasal dari suku Meitei.
Mereka diperkosa di rumah masing-masing di Konung Manang, wilayah dengan mayoritas penduduk suku Meitei.
Sejauh ini, lima orang yang terkait insiden tersebut sudah ditangkap. Polisi baru mengetahui masalah tersebut usai video viral.
Konflik antara suku Meitei dan Kuki meletus usai Pengadilan Tinggi Manipur merekomendasikan untuk memasukkan komunitas Meitei ke daftar Suku Terjadwal (ST). Langkah ini membuat mereka memiliki keistimewaan lebih banyak ketimbang Kuki.
Menurut Associated Press, suku Meitei bisa membeli tanah di wilayah perbukitan yang sebagian besar dihuni Kuki, mendapat akses pendidikan, serta jaminan pekerjaan di pemerintahan.
Imbas konflik itu, sekitar 130 orang dilaporkan tewas sejak Mei.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1858 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1505 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 991 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun