Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Mantan Napi Pembunuhan Perkosa Anak Kandung Usia 7 Tahun
BERITABALI.COM, NTB.
A (47 tahun) pria asal Pagutan, Kota Mataram, Lombok kembali berurusan dengan polisi. Pasalnya, mantan narapidana kasus pembunuhan ini terbukti melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya yang masih berusia 7 tahun.
Pelaku sudah dua tahun menduda karena bercerai dengan ibu korban. Aksi pemerkosaan terhadap anak kandung tersebut dilakukan pelaku hingga berulang kali. Hingga korban merasakan sakit bagian perut dan vagina saat buang air kecil.
Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa menerangkan, perbuatan pelaku sudah dilakukan tiga kali. Terakhir, pelaku memperkosa anak kandungnya 20 Juli 2022 lalu.
"Kejadian terakhir dilakukan sekitar pukul 21.00 WITA di rumahnya saat keadaan sepi," terang Kompol Kadek Adi Budi Astawa, Rabu (28/9).
Saat itu, korban sedang tidur di kamarnya. Kemudian datang pelaku dan langsung tidur di sebelah korban. Saat itulah dugaan pencabulan terhadap. Korban juga sempat mendapat ancaman dari ayahnya tersebut. Karena sudah bercerai dengan istrinya, pelaku dan korban hanya tinggal berdua di rumah.
Atas tindakan pencabulan tersebut, korban akhirnya menceritakan yang dialaminya kepada ibu kandungnya serta bibinya. Yang kemudian melapor ke Polresta Mataram. Terduga pelaku berhasil diamankan.
Selanjutnya Polresta Mataram melalui unit PPA melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti dengan memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan serta melakukan visum terhadap korban. Awalnya pelaku membantah sudah mencabuli anak kandungnya sendiri.
"Dari hasil keterangan saksi dan hasil visum serta hasil penyelidikan tim penyidik, sudah dapat dikatakan ke dalam sebuah tindak pidana,” jelas Kasat Reskrim Kadek Adi Astawa.
Atas perbuatannya, terduga pelaku di sangkakan pasal 82 (1) Jo 76 E UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun