Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Masa Efektif Hanya 8 Bulan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kebijakan Pemkab Jembrana untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui JKJ Paripurna disorot berbagai kalangan. Pasalnya, lamanya tenggang waktu untuk menggunakan JKJ Paripurna telah mengurangi masa efektif penggunaan kartu itu sendiri.
Salah seorang anggota DPRD Jembrana dari Fraksi Nasional, Demokrat Bangsa, Iskandar Alfan, yang dikonfirmasi Minggu (9/9) menjelaskan JKJ Paripurna baru dapat digunakan setelah empat bulan sejak masyarakat mendaftarkan dirinya sebagai peserta JKJ Paripurna.
" Empat bulan itu bukan waktu yang singkat. Ini akan mengurangi masa efektif kartu itu sendiri karena hanya berlaku delapan bulan. Kalau kondisinya seperti ini, kenapa tidak diinformasikan saja masa efektifnya hanya delapan bulan, bukan satu tahun, " tegasnya.
Pandangan beda ternyata dimiliki salah seorang politisi dari Fraksi PDI-P, Ketut Wirata Winaya. Ia berpendapat jika masa efektif kartu JKJ Paripurna bukanlah masalah yang perlu dibesar-besarkan.
Baginya yang terpenting adalah bagaimana mengusahakan peningkatan kesehatan masyarakat Jembrana." Program JKJ Paripurna ini tentu dibarengi konsekuensi yang besar, yakni dengan mengusahakan peningkatan PAD Jembrana. Ini penting agar program ini tidak kedodoran.
Terlepas dari segala maksud baiknya, saya harap program ini dievaluasi secara bertahap untuk meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan, " pungkas Wirata.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 671 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 490 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik