Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Massa Demo Kantor Bupati Gianyar
Gianyar
Senin, 26 Mei 2008,
18:29 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Massa dari Desa Pekraman Sumita, Gianyar menggedor kantor Bupati Gianyar, Senin (26/5). Kedatangan ratusan massa berpakaian adat Bali serta membawa spanduk bertuliskan MMDP Gianyar Penghianat Awig-Awig (Aturan, red) Sumita tersebut ditahan di pintu gerbang kantor Bupati oleh jajaran Kepolisian dan Satpol PP Gianyar.
Massa sendiri sebelum menuju kantor Bupati, mereka berkumpul di terminal Kebo Iwa, Gianyar. Kemudian mereka berjalan sambil meneriakan yel-yel tolak SK Pemekaran Desa Pekramanan Mulung.
“Tolak SK Pemekaran Desa Mulung, jangan obrak–abrik awig-awig kami,“ ucap Sudina, salah seorang warga pemegang spanduk.
Sementara itu, guna menyerap aspirasi warga, pengurus MMDP (Majelis Madya Desa Pekraman) Gianyar serta Pemkab Gianyar yang diwakili oleh Kepala Infokom, I Wayan Artana serta Assisten III, Ida Bagus Rai.
Dialog yang dihadiri wakil warga ini berjalan tegang, dan membuat MMDP mengambil keputusan yakni mengembalikan SK Pemekaran Desa Pekraman Mulung ke MUDP (Majelis Utama Desa Pekraman) Provinsi Bali.
Ketika dimintai keterangannya, Petajuk MMDP Gianyar, I Gusti Agung Yadnya menjelaskan kalau kasus ini sendiri meletus sejak tahun 2003, kala itu Desa PekramanMulung menyatakan mengundurkan diri dari Desa Induk, Sumita.
Setelah melalui penggodokan matang, akhirnya pada tanggal 11 April 2007 permohoan Mulung disetujui melalui SK 032/MDP/4/2007, dalam SK ini ditulis MUDP Provinsi Bali menyetujui Banjar Pekraman Mulung menjadi Desa Pekraman Baru yakni Desa Pekraman Mulung.
“Kami baru mau serahkan SK ini, namun karena aspirasi warga kami kembalikan lagi, dan kalau ada yang keberatan biar ditempuh melalui jalur hukum,“ jelas Pria berkacamata ini. (Art)
Massa sendiri sebelum menuju kantor Bupati, mereka berkumpul di terminal Kebo Iwa, Gianyar. Kemudian mereka berjalan sambil meneriakan yel-yel tolak SK Pemekaran Desa Pekramanan Mulung.
“Tolak SK Pemekaran Desa Mulung, jangan obrak–abrik awig-awig kami,“ ucap Sudina, salah seorang warga pemegang spanduk.
Sementara itu, guna menyerap aspirasi warga, pengurus MMDP (Majelis Madya Desa Pekraman) Gianyar serta Pemkab Gianyar yang diwakili oleh Kepala Infokom, I Wayan Artana serta Assisten III, Ida Bagus Rai.
Dialog yang dihadiri wakil warga ini berjalan tegang, dan membuat MMDP mengambil keputusan yakni mengembalikan SK Pemekaran Desa Pekraman Mulung ke MUDP (Majelis Utama Desa Pekraman) Provinsi Bali.
Ketika dimintai keterangannya, Petajuk MMDP Gianyar, I Gusti Agung Yadnya menjelaskan kalau kasus ini sendiri meletus sejak tahun 2003, kala itu Desa PekramanMulung menyatakan mengundurkan diri dari Desa Induk, Sumita.
Setelah melalui penggodokan matang, akhirnya pada tanggal 11 April 2007 permohoan Mulung disetujui melalui SK 032/MDP/4/2007, dalam SK ini ditulis MUDP Provinsi Bali menyetujui Banjar Pekraman Mulung menjadi Desa Pekraman Baru yakni Desa Pekraman Mulung.
“Kami baru mau serahkan SK ini, namun karena aspirasi warga kami kembalikan lagi, dan kalau ada yang keberatan biar ditempuh melalui jalur hukum,“ jelas Pria berkacamata ini. (Art)
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2047 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026