Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Megala-gala hingga Deduplak Meriahkan Jantra Olahraga Tradisional Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Di tengah pesatnya perkembangan era digital, ratusan pelajar SMP di Kabupaten Buleleng justru menunjukkan antusiasme tinggi memainkan berbagai olahraga tradisional Bali dalam Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bhuwana Patra, Singaraja, Minggu (24/5), itu diikuti hampir 300 siswa dari 16 SMP se-Kabupaten Buleleng. Ajang tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jantra Tradisi Bali VI Tahun 2026.
Berbagai cabang olahraga tradisional diperlombakan, mulai dari terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, hingga metajog berkelompok putra. Sorak dukungan para peserta dan guru pendamping menambah semarak suasana perlombaan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Bali.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Bali,” ujarnya.
Menurut Wisandika, Jantra Olahraga Tradisional juga menjadi bentuk implementasi Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Pemerintah Kabupaten Buleleng disebut terus berkomitmen menjaga eksistensi permainan dan olahraga tradisional agar tetap diwariskan kepada generasi muda.

Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut juga dinilai mampu membangun solidaritas sosial di kalangan pelajar. Sebab, sebagian besar permainan tradisional mengedepankan kerja sama tim, kekompakan, dan sportivitas antar peserta.
Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri menjelaskan kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Buleleng menghadapi ajang Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi.
“Ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan untuk menyiapkan duta Kabupaten Buleleng pada Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Sebanyak 16 SMP turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya SMP Negeri 1 Singaraja, SMP Negeri 1 Sawan, SMP Negeri 1 Banjar, SMP Negeri 1 Gerokgak, SMP Negeri 1 Busungbiu, SMP Negeri 1 Sukasada, hingga SMP Lab Undiksha.
Kegiatan Jantra Olahraga Tradisional diharapkan mampu menjadi ruang bagi generasi muda untuk tetap mengenal permainan tradisional Bali di tengah dominasi teknologi dan permainan digital modern.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2570 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan