Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Melukat di Tirta Pasekan Diyakini Sembuhkan Berbagai Penyakit
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beberapa waktu yang lalu, akses jalan menuju tempat melukat Tirta Pasekan sempat mengalami abrasi akibat banjir yang terjadi pada aliran air Tukad Unda, dan berkat bantuan BWS dan Masyarakat Desa Akah, sehingga penataan pada Tirta Pasekan dapat dilakukan dan akses menuju Tirta Pasekan sudah bisa dilalui.
Tirta Pasekan ini dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit dan dapat digunakan untuk melukat pada wanita yang sedang mengandung. Sementara masyarakat sekitar menggunakan Tirta Pasekan pada saat Pujawali Ida Bhatara Mesucian, Ida Bhatara akan tedun ke Beji Tirta Pasekan untuk nunas tirta beji dan untuk melukat.
Bertepatan dengan Rahina Purnama Karo, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Ny. Sri Kasta melaksanakan kegiatan melukat pada Tirta Pasekan bertempat di Banjar Sangging Desa Akah, Jumat (12/8) sore.
Salah satu Warga asal Nusa Lembongan Surya Wirawan yang melukat saat bersamaan dengan Wabup Kasta menyampaikan bahwa dirinya dan keluarga pertama kali melukat di tempat tersebut, dan dirinya merasakan aura religius yang bagus dan nyaman pada saat melukat di tempat tersebut.
“Ini pertama kalinya saya dan keluarga melukat ke tempat ini, dan aura religius Yang bagus dan nyaman dari tempat ini dapat saya rasakan saat saya melukat,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan I Nengah Pasek Tangkas warga asal banjar Pengalon Desa Antiga Desa Adat Angantelu yang melaksanakan kegiatan serupa.
Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta selaku salah satu tokoh masyarakat Desa Akah menyampaikan bahwa banyak masyarakat dari luar Klungkung yang melukat ke tempat ini, namun akibat banjir yang terjadi membuat kerusakan pada akses menuju tempat ini yang menyebabkan untuk sementara Tirta Pasekan tidak bisa dimanfaatkan sebagai tempat melukat.
“Dengan adanya bantuan dari BWS dan masyarakat Desa Akah, kedepannya semoga Tirta Pasekan dapat digunakan dalam membantu keberadaan Desa Wisata Akah,” harap Wabup Kasta.
Lebih lanjut Wabup Kasta berpesan kepada masyarakat umum yang ingin melukat agar menjaga etika ketika melaksanakan prosesi melukat.
“Minimal menggunakan pakaian adat pada saat melukat dan mari bersama -bersama kita jaga keasrian dan kebersihan tempat melukat ini,” pesan Wabup Kasta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun