Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Menag Nasaruddin Umar Diminta Prabowo Tetap Jabat Imam Besar Istiqlal
beritabali.com/cnnindonesia.com/Menag Nasaruddin Umar Diminta Prabowo Tetap Jabat Imam Besar Istiqlal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan tetap menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal meski sudah dilantik sebagai Menteri Agama oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Presiden minta tetap dirangkap. Ya [Imam Besar Istiqlal] tetap dirangkap oleh Menag," kata Nasaruddin kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/10).
Nasaruddin Umar mengatakan tak ada larangan jika Imam Besar Istiqlal merangkap jabatan sebagai menteri. Ia mengatakan surat keputusannya sebagai Iman Besar Masjid Istiqlal tak ada batasan jangka waktu.
"Kan SK nya enggak ada batasan kalau Imam Besar," kata dia.
Nasaruddin Umar telah dilantik sebagai Menteri Agama oleh Prabowo menggantikan Yaqut Cholil Qoumas. Nasaruddin diangkat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal sejak tahun 2016 lalu.
Nasaruddin bukan orang asing di Kementerian Agama. Ia sempat menjabat sebagai wakil menteri agama pada 2011-2014 kemudian menjabat Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia pada 2006-2012. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3055 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2088 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun