Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Mencuri Uang di Toko, Residivis Kembali Masuk Sel
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Seorang pemuda berinisial KP (18) asal Desa Pempatan, Rendang, Karangasem ditangkap polisi karena mencuri uang pada sebuah toko yang ada di wilayah Dusun Babakan, Desa Selat, Karangasem pada Minggu (25/12/2022).
Kanit Reskrim Polsek Selat, AKP I Gusti Ketut Tresna dikonfirmasi, Senin (26/12/2022) menerangkan, pelaku merupakan seorang laki - laki yang diketahui merupakan residivis kasus pencurian di sejumlah TKP.
Sebelum ditangkap, awalnya pelaku berbelanja di salah satu warung yang ada di Dusun Babakan, Selat. Setelah membayar belanjaannya, sebelum pelaku pergi menitipkan barang belanjaannya tersebut dan ditaruh di meja yang ada di dalam warung.
Setelah menitipkan belanjaannya tersebut, pelaku langsung pergi. Sementara istri pemilik warung datang dan bertanya kepada suaminya siapa yang belanja dan dikatakan bahwa ada seorang laki - laki dan sudah pergi.
Setelah itu, istri pemilik warung langsung mengecek tempat penyimpanan uang hasil penjualan dan ternyata uang Rp.800 ribu telah hilang.
"Sekitar 30 menit kemudian, pelaku datang kembali ke warung, karena korban curiga, akhirnya korban memegang pelaku dan langsung diamankan Polsek Selat," ujar Tresna.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1860 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1506 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 992 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun