Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Kalibukbuk
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bendera Merah Putih berkibar di bawah laut kawasan Pantai Desa Kalibukbuk, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Senin (17/8/2026). Pengibaran bendera pada kedalaman sekitar 8 meter ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Kalibukbuk.
Pengibaran bendera dilakukan Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman bersama Yayasan Banyu Milir. AKBP Ruzi bahkan turun langsung menyelam bersama tim dalam kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar tersebut.
AKBP Ruzi mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Banyu Milir Foundation yang selama ini bergerak di bidang bahari, konservasi dan olahraga bahari. Kolaborasi tersebut sebelumnya dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk pembersihan pantai serta pembinaan dan peningkatan kemampuan masyarakat nelayan.
“Dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, kami melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut. Ini pertama kali kami lakukan,” ujar AKBP Ruzi.
Menurutnya, pengibaran Merah Putih di bawah laut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk melihat dan memperkenalkan potensi bawah laut Desa Kalibukbuk.
Potensi Wisata Bahari Kalibukbuk
AKBP Ruzi menilai kawasan bawah laut Kalibukbuk memiliki daya tarik untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Saat melakukan penyelaman, ia menemukan sejumlah biota laut, seperti penyu, anemon laut, rumput laut dan ikan.
Kondisi terumbu karang di kawasan tersebut juga dinilai cukup baik sehingga menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pengembangan wisata bahari di Buleleng.
“Konservasi terumbu karangnya sudah bagus, ikan sudah banyak. Waktu saya menyelam, penyu sudah ada, anemon lautnya sudah ada, rumput lautnya juga,” katanya.
Dari sisi kebersihan, kondisi bawah laut Kalibukbuk juga relatif terjaga. AKBP Ruzi menyebut hampir tidak menemukan sampah saat melakukan penyelaman.
“Kalau di dalam, bisa saya bilang bagus. Sampah hampir tidak ada,” ungkapnya.
Menurut AKBP Ruzi, kondisi tersebut tidak terlepas dari upaya Banyu Milir Foundation bersama kelompok sadar wisata dalam menjaga kebersihan kawasan serta melakukan konservasi terumbu karang.
Menyelam hingga Kedalaman 9 Meter
Penyelaman dalam rangka pengibaran bendera dilakukan pada kedalaman 8 hingga 9 meter. Kedalaman tersebut disesuaikan dengan kondisi cuaca dan laut saat kegiatan berlangsung.
"Sebelumnya saat latihan, tim sempat melakukan penyelaman hingga kedalaman 10-12 meter. Namun karena angin cukup kecang, jadi kami hanya bisa dikedalaman 8 sampai 9 meter," terangnya.
AKBP Ruzi mengatakan potensi wisata bawah laut Desa Kalibukbuk perlu terus dijaga sekaligus dikembangkan. Terlebih, kawasan tersebut memiliki akses yang relatif dekat dari Singaraja.
“Potensinya besar sekali. Wisatawan bisa menginap di Singaraja, mainnya ke Kalibukbuk. Biasanya kalau ke Pemuteran lumayan makan waktu. Nah, ini ada yang dekat dan harusnya bisa berkembang lebih bagus,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5729 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan