Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Merasa Senasib, Ratusan Anak Yatim Berdoa Agar Kasus Engeline Tak Terulang
Senin, 29 Juni 2015,
13:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ratusan anak yatim yang tersebar di Pulau Bali, berkumpul bersama untuk menggelar doa khusus agar kasus pembunuhan tragis terhadap Engeline tidak terulang pada anak-anak lainnya di Tanah Air.
Doa untuk Engeline (8) agar bisa mendapat tempat yang layak di sisi Nya itu mereka lakukan lantaran merasa senasib ditinggal orang tua mereka. Doa secara khusuk ratusan anak yatim ini dilaksanakan nanti dirangkai buka puasa yang dimotori Asosiasi Pemerhati Panti Asuhan Nusantara (APPAN) Bali. Doa bersama untuk Engeline ini melibatkan 30 panti asuhan anak yatim yang tersebar di Pulau Dewata.
"Doa ratusan anak yatm ini karena mereka merasakan duka atas apa yang dialami Engeline sebagai anak yang sama-sama ditinggalkan orang tuanya," ucap Supriyanto selaku pendiri APPAN, Senin 29 Juni 2015.
Salah seorang anak melantunkan puisi berjudul 'Engeline' membuat undangan yang hadir sangat menyentuh dan terharu dalam acara dihadiri ratusan warga Muslim itu.
"Ratusan anak yatim ini merasakan betul kesedihan yang dirasakan Engeline, karena anak-anak ini juga nasibnya kurang beruntung, ditinggalkan orang tuanya," ungkapnya.
Sementara, Ketua Umum RAPPAN Bali Lusiana Sanato dalam doa bersama ratusan anak yatim ini berharap agar kasus Engeline tidak terjadi lagi di Bali dan Indonesia umumnya. Doa bersama memang khusus dipanjatkan bagi almarhumah Engeline untuk mengenang meninggalnya bocah kelas 2 SD 12 Sanur tewas terkubur di rumahnya Jalan Sedap Malam 26 Denpasar.
"Bagaimanapun anak-anak itu titipan Tuhan yang harus dijaga dengan baik. Lewat kegiatan ini kami berharap mampu mengetuk kepedulian masyarakat agar lebih memberi perhatian terhadap nasib anak-anak yang kurang beruntung seperti anak panti asuhan," jelasnya.
Menurut Lusiana, ratusan anak yatim ini juga berhak untuk tumbuh berkembang seperti anak-anak lainnya sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. Lusiana juga berharap semua pihak belajar dari kasus Engeline, khususnya orang tua lebih peduli dengan anak-anak mereka.
"Jangan sampai sampai anak-anak itu menjadi korban kekerasan atau tindak kejahatan seperti menimpa almarhum Engeline," jelas wanita asal Lampung itu.
Lusiana menuturkan bahwa selama bulan ramadhan pihaknya setiap hari juga melakukan saur bersama dengan kaum duafah yang ada dilingkungan rumahnya.
"Setiap menjelang Idul Fitri kami juga memberikan santunan kepada anak yatim, berupa uang transport agar bisa berkumpul dengan keluarganya. Itu setiap tahunnya diberikan kepada sekitar 100 orang," pungkasnya.[bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8351 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5768 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2442 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026