Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 25 Agustus 2026
Mobil Terbakar, 4 Penumpang Meninggal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah mobil pikap terbakar di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Empat orang penumpang tewas dalam insiden tersebut.
Kebakaran mobil pikap itu terjadi di Jembatan Cipunagara, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (11/7) dini hari. Mengutip Detik, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.
Anggota pemadam kebakaran wilayah Pamanukan, Budiyanto mengatakan mobil pikap tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Sesampai di lokasi kejadian, mobil mengalami kebakaran.
"Proses pemadaman api sekitar 15 menit, tidak ada kendala apapun saat proses pemadaman," ujar Budiyanto.
Akibat insiden kebakaran mobil pikap terbuka ini, empat penumpang meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka.
"Total korban meninggal dunia ada empat, dua yang duduk di depan mobil serta dua lagi yang duduk di belakang, sisanya tiga orang selamat hanya mengalami luka-luka," katanya.
"Semua korban meninggal dunia kondisinya sudah terbakar," kata dia menambahkan.
Seluruh korban meninggal dunia maupun selamat saat ini sudah berada di Rumah Sakit Pamanukan Medical Centre. Insiden kali ini masih ditangani oleh pihak kepolisian dari Polres Subang.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4660 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2465 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2106 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1717 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1149 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun