Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nelayan Jadi Pemulung Sampah Plastik
Kedonganan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Angin kencang dan gelombang setinggi 5 meter lebih melanda perairan Bali dalam 4 hari terakhir. Akibat kondisi cuaca buruk ini, ratusan nelayan di Badung Bali tidak bisa melaut karena beresiko tinggi. Untuk mengisi waktu luang, para nelayan menjadi pemulung sampah plastik yang bertebaran di sepanjang bibir pantai.
Dampak angin kencang dan gelombang tinggi antara lain dirasakan ratusan nelayan di Pantai Kedonganan. Sejak 4 hari terakhir para nelayan ini tak melaut dan beralih profesi menjadi pemulung sampah plastik yang dibawa gelombang pasang dari laut lepas.
Salah satu nelayan yang mengisi waktu luang dengan menjadi pemulung adalah Rohim. Sudah empat hari ini Rohim dan beberapa orang rekannya mengais aneka jenis sampah plastik yang dibawa gelombang ke pinggir Pantai Kedonganan.
Setiap 1 kilogram sampah plastik kemudian dijual kepada para pengepul barang bekas seharga Rp 2300. Setiap harinya, Rohim dan teman-temannya mengaku bisa mendapatkan 10 hingga 15 kilogram sampah plastik.
“Lumayan buat tambahan makan dan bayar sewa kamar kos. Habis mau kerja apalagi kalau cuaca jelek kayak gini,” kata Rohim, hari ini.
Menurut data Kantor BMG wilayah 3 Denpasar, angin kencang berkecepatan hingga 50 kilometer per jam dan gelombang setinggi 5 meter lebih diperkirakan akan terus terjadi di sekitar perairan Bali 5 hingga 6 hari ke depan.
Oleh karena BMG mengimbau para nelayan dan dunia pelayaran agar waspada. (ctg)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan