Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Nelayan Jadi Pemulung Sampah Plastik
Kedonganan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Angin kencang dan gelombang setinggi 5 meter lebih melanda perairan Bali dalam 4 hari terakhir. Akibat kondisi cuaca buruk ini, ratusan nelayan di Badung Bali tidak bisa melaut karena beresiko tinggi. Untuk mengisi waktu luang, para nelayan menjadi pemulung sampah plastik yang bertebaran di sepanjang bibir pantai.
Dampak angin kencang dan gelombang tinggi antara lain dirasakan ratusan nelayan di Pantai Kedonganan. Sejak 4 hari terakhir para nelayan ini tak melaut dan beralih profesi menjadi pemulung sampah plastik yang dibawa gelombang pasang dari laut lepas.
Salah satu nelayan yang mengisi waktu luang dengan menjadi pemulung adalah Rohim. Sudah empat hari ini Rohim dan beberapa orang rekannya mengais aneka jenis sampah plastik yang dibawa gelombang ke pinggir Pantai Kedonganan.
Setiap 1 kilogram sampah plastik kemudian dijual kepada para pengepul barang bekas seharga Rp 2300. Setiap harinya, Rohim dan teman-temannya mengaku bisa mendapatkan 10 hingga 15 kilogram sampah plastik.
“Lumayan buat tambahan makan dan bayar sewa kamar kos. Habis mau kerja apalagi kalau cuaca jelek kayak gini,” kata Rohim, hari ini.
Menurut data Kantor BMG wilayah 3 Denpasar, angin kencang berkecepatan hingga 50 kilometer per jam dan gelombang setinggi 5 meter lebih diperkirakan akan terus terjadi di sekitar perairan Bali 5 hingga 6 hari ke depan.
Oleh karena BMG mengimbau para nelayan dan dunia pelayaran agar waspada. (ctg)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun