Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Nengah Putu Suardika Terpilih Jadi Ketua Bawaslu Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
I Nengah Putu Suardika terpilih secara aklamasi sebagai ketua Bawaslu Karangasem dalam Pleno pemilihan ketua dan kordiv Bawaslu Karangasem yang berlangsung pada Minggu (20/8/2023).
Pleno pemilihan ketua dan kordiv Bawaslu Karangasem dilaksanakan usai lima orang komisioner Bawaslu Karangasem yang lolos dalam seleksi telah dilantik oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI bersamaan dengan ratusan Bawaslu Kabupaten Kota se Indonesia pada 19 Agustus di Jakarta.
Kelima komisioner Bawaslu Karangasem yang dikukuhkan tersebut diantaranya, I Nengah Putu Suardika, Diana Devi yang merupalan petahana sementara tiga komisioner lainnya adalah pendatang baru diantaranya, I Kadek Arianta Putra, I Gede Ari Ardana Putra Bawa dan Azwardi Natta.
“Pleno pemilihan ketua dan kordiv sudah kemarin, teman-teman memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin Bawaslu Karangasem,” kata Suardika dikonfirmasi, Senin (21/8/2023).
Sementara itu, pleno juga membentuk koordinator divisi (Kordiv) yang dibagi menjadi empat Kordiv diantaranya, Kordiv SDMO Diklat, I Gede Ari Ardana Putra. Kordiv P2H, Azwardi Natta. Kordiv Hukum PS, Diana Devi dan Kordiv PP Datin, Kadek Arianta Putra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4460 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2224 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1010 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 947 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun