Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Netanyahu Pamer Serangan Israel Ganggu Produksi Nuklir dan Rudal Iran
beritabali.com/cnnindonesia.com/Netanyahu Pamer Serangan Israel Ganggu Produksi Nuklir dan Rudal Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengeklaim serangan Israel ke Iran pada Oktober lalu mengganggu produksi nuklir dan rudal Teheran.
"Ini bukan rahasia, itu sudah dirilis. Ada elemen tertentu dari program nuklir mereka yang rusak dalam serangan itu," kata Netanyahu saat pidato di hadapan parlemen pada Senin (18/11).
Namun, Netanyahu tak menerangkan secara rinci elemen program nuklir apa yang diserang Israel.
Dalam pidato tersebut, dikutip CNN, Netanyahu juga mengatakan serangan Israel berhasil mengurangi kemampuan produksi rudal balistik Iran.
Tak hanya itu, PM Israel ini mengklaim serangan pasukan Zionis menghancurkan empat baterai rudal S-300. Iran sejauh ini belum memberi tanggapan soal klaim Israel.
Sebelumnya, dua pejabat Israel mengatakan serangan pasukan Zionis menargetkan situs yang sering dipakai Iran menguji bahan peledak untuk perangkat nuklir, Fasilitas Teleghan 2 Parchin Provinsi Teheran. Namun, situs itu tak lagi digunakan sejak 2003.
Lebih lanjut, dua sumber itu menerangkan pasukan Israel berhasil menghancurkan peralatan canggih Iran di situs tersebut. Para sumber mengatakan Iran telah menyimpan alat itu di Parchin sejak 2003.
"Ini adalah peralatan yang dibutuhkan Iran jika mereka ingin mengembangkan bom nuklir," kata pejabat senior Israel, dikutip Jerusalem Post, Minggu (17/11).
Peralatan tersebut sangat penting untuk membentuk dan menguji bahan peledak plastik yang membungkus uranium dalam perangkat nuklir Iran.
Perangkat itu, kata dia, juga penting untuk memulai reaksi berantai nuklir Iran. Jika Iran ingin mengembangkan program bom nuklir, menurut mereka, Teheran harus mengganti peralatan yang hancur.
"Sekarang, mereka tak punya, dan mencari alternatif tidak akan mudah. Kami akan memantau upaya semacam itu," ujar pejabat senior Israel.
Serangan Israel ke situs militer Iran terjadi pada 26 Oktober. Ini merupakan balasan usia Korps Revolusi Garda Iran (IRGC) menggempur Negeri Zionis dengan rudal pada awal bulan itu.
Selama menyerang Israel menargetkan fasilitas militer di Teheran, Khuzestan, dan Ilam. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2821 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun