Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Netanyahu Pamer Serangan Israel Ganggu Produksi Nuklir dan Rudal Iran
beritabali.com/cnnindonesia.com/Netanyahu Pamer Serangan Israel Ganggu Produksi Nuklir dan Rudal Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengeklaim serangan Israel ke Iran pada Oktober lalu mengganggu produksi nuklir dan rudal Teheran.
"Ini bukan rahasia, itu sudah dirilis. Ada elemen tertentu dari program nuklir mereka yang rusak dalam serangan itu," kata Netanyahu saat pidato di hadapan parlemen pada Senin (18/11).
Namun, Netanyahu tak menerangkan secara rinci elemen program nuklir apa yang diserang Israel.
Dalam pidato tersebut, dikutip CNN, Netanyahu juga mengatakan serangan Israel berhasil mengurangi kemampuan produksi rudal balistik Iran.
Tak hanya itu, PM Israel ini mengklaim serangan pasukan Zionis menghancurkan empat baterai rudal S-300. Iran sejauh ini belum memberi tanggapan soal klaim Israel.
Sebelumnya, dua pejabat Israel mengatakan serangan pasukan Zionis menargetkan situs yang sering dipakai Iran menguji bahan peledak untuk perangkat nuklir, Fasilitas Teleghan 2 Parchin Provinsi Teheran. Namun, situs itu tak lagi digunakan sejak 2003.
Lebih lanjut, dua sumber itu menerangkan pasukan Israel berhasil menghancurkan peralatan canggih Iran di situs tersebut. Para sumber mengatakan Iran telah menyimpan alat itu di Parchin sejak 2003.
"Ini adalah peralatan yang dibutuhkan Iran jika mereka ingin mengembangkan bom nuklir," kata pejabat senior Israel, dikutip Jerusalem Post, Minggu (17/11).
Peralatan tersebut sangat penting untuk membentuk dan menguji bahan peledak plastik yang membungkus uranium dalam perangkat nuklir Iran.
Perangkat itu, kata dia, juga penting untuk memulai reaksi berantai nuklir Iran. Jika Iran ingin mengembangkan program bom nuklir, menurut mereka, Teheran harus mengganti peralatan yang hancur.
"Sekarang, mereka tak punya, dan mencari alternatif tidak akan mudah. Kami akan memantau upaya semacam itu," ujar pejabat senior Israel.
Serangan Israel ke situs militer Iran terjadi pada 26 Oktober. Ini merupakan balasan usia Korps Revolusi Garda Iran (IRGC) menggempur Negeri Zionis dengan rudal pada awal bulan itu.
Selama menyerang Israel menargetkan fasilitas militer di Teheran, Khuzestan, dan Ilam. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan