Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Netanyahu Usai Dipasang Alat Pacu Jantung: Saya Baik-Baik Saja
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memberikan kabar terbaru usai dipasang alat pacu jantung beberapa waktu lalu. Ia memastikan dirinya dalam kondisi baik setelah dirawat di rumah sakit selama satu malam.
"Seperti yang kalian lihat, saya baik-baik saja," kata Benjamin Netanyahu lewat sebuah video, seperti diberitakan Reuters, Minggu (23/7).
Setelah keluar dari rumah sakit, Netanyahu bakal menyambangi parlemen pada Senin (24/7) besok untuk menghadiri dan memberikan suara terhadap reformasi peradilan yang disengketakan.
Hal ini memicu gelombang protes dari masyarakat yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
"Kami sedang melakukan upaya untuk menyelesaikan undang-undang, serta upaya untuk melakukan ini melalui konsensus," ujar Netanyahu.
"Tetapi dalam hal apa pun, saya ingin Anda tahu bahwa besok pagi saya akan bergabung dengan rekan-rekan saya di Knesset," lanjutnya.
Sebelumnya, PM Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan dipasangi alat pacu jantung setelah sempat dirawat lantaran dehidrasi. Saat itu, ia merasa kondisinya dalam keadaan baik.
"Seminggu yang lalu saya dipasangi alat pemantau. Alat itu berbunyi bip. Malam ini saya harus menerima alat pacu jantung dan saya harus melakukannya malam ini," kata Netanyahu dalam video yang dirilis kantor perdana menteri Israel, dikutip Reuters, Sabtu (22/7).
"Saya merasa baik, tapi saya perlu mendengarkan dokter saya," lanjutnya.
Netanyahu sebelumnya dirawat semalam di sana pada 15 Juli lalu akibat dehidrasi karena berlibur di Laut Galilea, tanpa melindungi dirinya dari gelombang panas.
Pada 16 Juli, pihak rumah sakit kemudian mengonfirmasi diagnosis tentang dehidrasi dan mengatakan tes tambahan yang melibatkan monitor holter subkutan, telah melaporkan Netanyahudalam kondisi jantung yang lengkap.
Perangkat medis tersebut akan memungkinkan tim medisnya untuk terus memantau kesehatannya.
Selama menjalani pengobatan, pekerjaannya digantikan sementara oleh Menteri Kehakiman Yariv Levin.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4409 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1834 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1503 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 989 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun