Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Nikmati Ayam Betutu Gilimanuk, Sandiaga Uno: Pedas Namun Saya Pengin Nambah Terus
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Jembrana, Bali.
Di sela kunjungan itu, Sandiaga beserta rombongan didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyempatkan diri kulineran di rumah makan legendaris Ayam Betutu Men Tempeh, yang berlokasi di Kelurahan Gilimanuk, Kamis ( 29/12/2022).
Baginya Betutu Men Tempeh adalah salah satu kuliner wajib saat berada di Bali. Sandiaga mengatakan Men Tempeh juga menu favorit keluarganya jika mengunjungi Jembrana.
Sehingga kedatangannya ke Jembrana kali ini membangkitkan nostalgia kembali kenangan semasa kecil kerap kali diajak orang tuanya makan Betutu Men Tempeh.
"Saya teringat waktu dulu masih SD dan SMP ketika menyebrang ke Bali bersama orang tua selalu mampir di sini (Men Tempeh),” ujar Menteri Sandiaga Uno.
Ia menambahkan rumah makan ini berdiri sejak tahun 1978. Kuliner ini juga favorit wisatawan, yang masuk Bali lewat jalur darat biasanya akan singgah dulu untuk makan di Gilimanuk.
"Hari ini memasak 100 ayam sold out semua. ini sudah generasi kedua dan menjadi idola dari wisatawan, jadi luar biasa sekali," ucapnya.
Salah satu keunggulan ayam betutu menurut Menteri kelahiran Pekanbaru itu adalah rasanya yang pedas dengan adonan bumbu Bali.
Kendati rasanya pedas, ia mengakui makan betutu makannya jadi banyak karena selalu ingin nambah. Cita rasanya yang pedas itulah yang menjadi keunggulan ayam betutu.
“Ya meski sangat pedas namun saya pingin nambah terus. Hari ini kami di kuliner, besok rumah tenun dan yang terpenting adalah mekepung di sirkuit all in one,” ungkapnya.
Kehadiran Menparekraf RI ke Bumi Mekepung juga dalam rangka meresmikan sirkuit All In One desa Pengambengan sekaligus meninjau destinasi wisata yang ada di Kabupaten Jembrana. Sandiaga juga sempat berdiskusi panjang lebar dengan Bupati I Nengah Tamba terkait pengelolaan pariwisata di Bumi Mekepung Jembrana.
Menurutnya dengan dilintasinya Jembrana nanti oleh jalan tol yang menghubungkan antara Denpasar-Jembrana harus dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pariwisata Jembrana. Mengingat jarak pangkas Denpasar-Gilimanuk akan dipangkas sehingga memudahkan arus wisatawan berkunjung ke Jembrana.
“Kita bersiap-siap karena Jembrana akan dilintasi jalan tol yang akan menghubungkan Denpasar-Jembrana yang akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Jadi kita harus siapkan ekosistem pariwisatanya karena semuanya akan berpindah ke Jembrana jadi ini optimisme kita, sehingga ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif harus disiapkan,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1411 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik