Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Nikmati Ayam Betutu Gilimanuk, Sandiaga Uno: Pedas Namun Saya Pengin Nambah Terus
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Jembrana, Bali.
Di sela kunjungan itu, Sandiaga beserta rombongan didampingi Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyempatkan diri kulineran di rumah makan legendaris Ayam Betutu Men Tempeh, yang berlokasi di Kelurahan Gilimanuk, Kamis ( 29/12/2022).
Baginya Betutu Men Tempeh adalah salah satu kuliner wajib saat berada di Bali. Sandiaga mengatakan Men Tempeh juga menu favorit keluarganya jika mengunjungi Jembrana.
Sehingga kedatangannya ke Jembrana kali ini membangkitkan nostalgia kembali kenangan semasa kecil kerap kali diajak orang tuanya makan Betutu Men Tempeh.
"Saya teringat waktu dulu masih SD dan SMP ketika menyebrang ke Bali bersama orang tua selalu mampir di sini (Men Tempeh),” ujar Menteri Sandiaga Uno.
Ia menambahkan rumah makan ini berdiri sejak tahun 1978. Kuliner ini juga favorit wisatawan, yang masuk Bali lewat jalur darat biasanya akan singgah dulu untuk makan di Gilimanuk.
"Hari ini memasak 100 ayam sold out semua. ini sudah generasi kedua dan menjadi idola dari wisatawan, jadi luar biasa sekali," ucapnya.
Salah satu keunggulan ayam betutu menurut Menteri kelahiran Pekanbaru itu adalah rasanya yang pedas dengan adonan bumbu Bali.
Kendati rasanya pedas, ia mengakui makan betutu makannya jadi banyak karena selalu ingin nambah. Cita rasanya yang pedas itulah yang menjadi keunggulan ayam betutu.
“Ya meski sangat pedas namun saya pingin nambah terus. Hari ini kami di kuliner, besok rumah tenun dan yang terpenting adalah mekepung di sirkuit all in one,” ungkapnya.
Kehadiran Menparekraf RI ke Bumi Mekepung juga dalam rangka meresmikan sirkuit All In One desa Pengambengan sekaligus meninjau destinasi wisata yang ada di Kabupaten Jembrana. Sandiaga juga sempat berdiskusi panjang lebar dengan Bupati I Nengah Tamba terkait pengelolaan pariwisata di Bumi Mekepung Jembrana.
Menurutnya dengan dilintasinya Jembrana nanti oleh jalan tol yang menghubungkan antara Denpasar-Jembrana harus dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pariwisata Jembrana. Mengingat jarak pangkas Denpasar-Gilimanuk akan dipangkas sehingga memudahkan arus wisatawan berkunjung ke Jembrana.
“Kita bersiap-siap karena Jembrana akan dilintasi jalan tol yang akan menghubungkan Denpasar-Jembrana yang akan rampung pada tahun 2025 mendatang. Jadi kita harus siapkan ekosistem pariwisatanya karena semuanya akan berpindah ke Jembrana jadi ini optimisme kita, sehingga ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif harus disiapkan,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan