Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Nyepi di Bali, Siaran TV dan Radio Stop 24 Jam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk menjaga kekhusyukan Catur Brata Penyepian yang dilaksanakan umat Hindu Bali pada Selasa 12 Maret 2013, aktivitas penyiaran di Pulau Bali dihentikan total selama 24 jam.
"Berdasarkan dari rapat koordinasi dengan DPRD Bali, Pemprov Bali, lembaga penyiaran, tokoh masyarakat, PHDI Bali, MUDP Bali dan elemen lainnya, disepakati agar televisi, radio, televisi berbayar dan radio komunitas untuk tidak bersiaran selama Nyepi," jelas Koordinator Bidang Perizinan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Nyoman Mardika, kepada wartawan, di Denpasar, Senin (11/3/2013).
Menurut pria murah senyum ini, siaran TV dan Radio di Bali akan ditiadakan selama 24 jam mulai Selasa 12 Maret 2013 pukul 06.00 WITA hingga Rabu 13 Maret pukul 06.00 WITA. "Demi toleransi antarumat beragama, seluruh lembaga penyiaran agar tunduk dan patuh pada kesepakatan tidak bersiaran tersebut," ungkapnya. Jika ada yang melanggar kesepakatan, Mardika mengaku instansinya akan memberikan saksi tegas.
Mardika tak menampik jika di beberapa daerah seperti Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana masih menangkap siaran radio dan televisi berbayar, dan parabola frekuensi dari Pulau Jawa. Namun ia sendiri sudah mengidentifikasi siaran radio dan televisi berbayar yang berbasis di Pulau Jawa.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8125 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5669 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3546 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2396 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan