Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Nyepi, Pelabuhan Padangbai ‘Dibekukan’
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pelabuhan Padangbai, yang menjadi pintu masuk Bali-Lombok akan dibekukan selama 24 jam. Itu menyusul, krama Hindu menggelar perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1930. “Ya lalu lintas penyeberangan Bali-Lombok akan dibekukan untuk sementara. Ini kita lakukan untuk menghormati umat Hindu yang sedang melaksanakan catur Berata Penyepian,” kata Kepala ASDP Pelabuhan Padangbai, Aswin saat ditemui dikantornya, Rabu (5/3). Dijelaskan, pembekuan penyeberangan akan dilakukan Jumat (7/3) mulai pukul 06.00 wita hingga dibuka Sabtu (8/3) mulai 06.00 wita. “Semua kapal yang selama ini beroperasi akan kita hentikan untuk sementara,” tegasnya.
Dikatakan, kapal terakhir yang berangkat dari Lembar ke Padangbai, Kamis (6/3) pukul 21.20 wita. Sebaliknya kapal terakhir yang berangkat dari Padangbai ke Lembar Jumat (7/3) pukul 04.00 wita. “Dasar penutupan penyeberangan ini mengacu surat Gubernur Bali no 003.2/15.743/Dishub tertanggal 15 Nopember 2007 tentang Surat Edaran berkaitan dengan Hari Raya Nyepi tahun Saka 1930,” jelasnya.
Menurut Aswin penutupan pada hari Raya Nyepi di pelabuhan Padangbai rutin dilakukan setiap Nyepi. Yang pasti, pantauan hari ini, suasana penyeberangan pelabuhan Padangbai tetap normal. Pihak ASDP tetap mengoperasikan 17 kapal penumpang untuk melayani warga yang akan menyeberang ke Lombok dan balik ke Bali.
”Suasananya bisasa-biasa saja, sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Aswin. Kendati dibekukan selama 24 jam, pelabuhan Padangbai tetap mendapat pengamanan ketat dari petugas. Buktinya, selain mendapat pengawasan dari KP3 Padangbai, Polres Karangasem juga tengah mem-BKO-kan 10 orang personilnya untuk melakukan pengawasan di pintu penyeberangan masuk Bali.
Selain itu dari TNI, juga melakukan langkah serupa. Hanya saja dalam pengamanan kali ini TNI hanya membackup saja. “Selain melibatkan Polri dan TNI, pengamanan di pelabuhan juga kita koordinasikan dengan Desa Adat Padangbai selaku pemilik wilayah,” kata Kapolres Karangasem AKBP. Drs. Istiyono dihubungi via telepon.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang