Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Ombudsman : Siswa di Bali Banyak Pakai Handphone Saat UN
Rabu, 6 Mei 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari kedua tingkat SMP di wilayah Bali diwarnai dengan keteledoran petugas pengawas yang lengah sehingga menyebabkan seorang siswa bisa leluasa membawa handphone atau telefon seluler saat dalam ruang ujian.
Temuan siswa membawa telefon genggam ini disampaikan pihak Ombudsman Provinsi Bali yang melakukan pemantaun di beberapa sekolah di wilayah Denpasar, Kabupaten Gianyar, dan Bangli.
"Kami menemukan ada siswa membawa hanphone di kelas saat mengerjakan UN," ujar Kepala Ombudsman Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkatab, Selasa (5/5/2015).
Saat memantau pelaksanaan UN di SMP 3 Denpasar, tim Ombudsman bahkan melihat dari balik jendela kaca, ada seorang siswa diam-diam menggukan HP menjelang selesai waktu mengerjakan soal UN.
Lengahnya pengawasan UN di Bali ini sangat disayangkan sebagai akibat ketidakjelian dan kelalaian pengawas yang mestinya melaksanakan tugasnya dengan baik. Seharusnya, sesuai tata tertib dalam Prosedur Operasional Standar (POS) UN 2015, jelas disebutkan pengawas memeriksa ruangan dan siswa sebelum UN dimulai. "Terlepas siswa itu menggunakan HP untuk keperluan apa, kami tidak tahu tetapi jelas itu kelalaian pengawas," tegasnya.
Ombudsman Provinsi Bali juga menemukan masih banyak ditemukan kesalahan teknis saat pengawas dalam memasukkan lembar jawab (LJK), atau menyegel amplop, yang tidak sesuai prosedur sebagaimana ditetapkan dalam POS UN
"Secara umum pelaksanan UN hari kedua saat siswa mengerjakan mata pelajaran matematika, berjalan lancar seperti saat kunjungan di SMP 3 Bangli dan SMP 2 Sukawati Gianyar. Dari sisi distribusi logistik UN maupun ketersediaan soal tidak ada kendala berarti dan berjalan lancar," ungkapnya.
Sementara, hari pertama UN, kata Umar, pihaknya juga mendapati pengawas UN yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya secara benar sesuai ketentuan, yakni banyak petugas justru sibuk memainkan HP ketimbang mengawasi peserta ujin.
Pasca kejadian ini, Ombudsman Bali akan terus melakukan pemantaun hingga hari terakhir pada Kamis 7 Mei 2015, dengan mengerahkan tim untuk meninjau UN di Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Tabanan.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8328 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3602 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2434 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026