Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Orok Bayi di Plafon Hotel Oasis Kuta
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hotel Oasis di Jalan Bakung Sari Kuta, hari ini (30/6) geger. Sesosok orok berjenis kelamin laki-laki, ditemukan di atas plafon kamar Hotel dalam keadaan membusuk.
Orok yang masih lengkap ari-arinya itu, disembunyikan di dalam tas kresek atau plastik.
Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, penemuan orok terjadi sekitar pukul 12.30 Wita, tanpa disengaja. Seorang petugas Roomboy Hotel Oasis, mencium bau busuk saat membersihkan kamar Hotel.
“Mulanya saksi tidak mengubris. Tapi lama kelamaan bau busuk semakin menyengat,” jelas sumber petugas Polsek kuta di lokasi kejadian.
Saksi kemudian mencoba naik ke atas plafon yang terbuat dari beton, untuk mencari sumber bau yang menyengat itu. Saksi kaget melihat tas kresek tergeletak dan menimbulkan bau menyengat. Setelah dibuka, ternyata di dalam tas kresek berisi orok yang sudah membusuk.
Orok tersebut masih lengkap dengan ari-arinya. Diperkirakan, orok tersebut sudah berada di atas plafon sejak tiga hari lalu.
Kejadian itu langsung dilaporkan saksi ke satpam dan sejurus kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta.
Jajaran Polsek kuta yang menerima informasi penemuan orok, siang kemarin, langsung melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Namun sejauh ini polisi belum berhasil mengungkap pelakunya.
“Kita masih memeriksa saksi-saksi untuk menyelidiki penemuan orok. Pelakunya belum tertangkap,” jelas Kapolsek Kuta AKP Beni Murjayanto SiK. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 917 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 766 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 581 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 546 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik