Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pameran "Nyampaht", Komunitas Malu Dong Ajak Jaga Alam Bali Lewat Seni
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komunitas Malu Dong kembali menyuarakan pentingnya kesadaran lingkungan melalui karya seni.
Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-16, komunitas ini menggelar pameran seni rupa bertajuk “Seni untuk Perubahan: Merayakan Keindahan Alam Bali” di Sudakara Artspace, Sanur.
Pameran ini menghadirkan kolaborasi 13 seniman lokal, dengan tema “Nyampaht” yang terinspirasi dari filosofi sapu lidi—simbol kekuatan persatuan dalam menghadapi persoalan sampah plastik di Bali.
"Sapu lidi menggambarkan semangat gotong royong. Membersihkan Bali tak bisa sendiri. Harus bersama: pemerintah, pebisnis, seniman, masyarakat,” ujar Komang Sudiarta, pendiri Komunitas Malu Dong.
Karya-karya yang dipamerkan bukan hanya mengundang decak kagum secara visual, tapi juga menyuarakan pesan lingkungan yang kuat. Pengunjung diajak merenung tentang hubungan manusia dengan alam serta peran individu dalam menjaga kelestarian bumi, khususnya Bali.
Ricky Putra, COO Sudamala Resorts, menilai pameran ini sebagai bentuk nyata bahwa seni dapat menjadi penggerak perubahan sosial.
"Seni mampu menggugah hati dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam," jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa pameran ini merupakan kelanjutan dari gerakan #Menuju16TahunMaluDong, yang sebelumnya telah menggelar berbagai aksi seperti bersih-bersih pantai, sawah, gunung, desa, dan juga edukasi lingkungan ke sekolah-sekolah.
Dengan semangat kolektif, Komunitas Malu Dong mengajak seluruh elemen masyarakat Denpasar untuk ikut serta dalam menjaga Bali tetap bersih dan lestari—dengan cara yang indah: melalui seni.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 891 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan