Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
Pangeran Harry 'Pede' Masih Bisa Hidup Usai Keluar dari Kerajaan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pangeran Harry mengaku bahwa terapi bersama psikolog membantunya sadar bahwa ia memiliki kekuatan untuk memilih dalam menjalani hidup setelah keluar dari kerajaan Inggris.
"Saat saya mulai melakukan terapi, itu membuka mata saya. (Dulu) saya menjalani hidup dengan berpikir hanya ada satu cara untuk hidup. Dan terapi memecahkan 'gelembung' itu," kata suami Meghan Markle itu, mengutip Page Six.
Setelahnya, ia menjadi memiliki persepektif lain tentang nilai yang ada pada dirinya. Pangeran Harry juga mengaku tidak sadar bahwa ia memiliki kepercayaan diri.
"Tiba-tiba saya menyadari bahwa sekarang saya memiliki perspektif dan pemahaman yang bagus tentang nilai saya. Saya mendapatkan kembali kepercayaan diri yang tidak pernah saya duga sebelumnya," ujarnya.
Sebelumnya, ia mengaku belum pernah mengetahui perihal terapi saat tumbuh di keluarga kerajaan atau bertugas di militer.
"Pangeran Harry mengatakan tumbuh di keluarga kerajaan dan menghabiskan 10 tahun di militer, dia tidak pernah mendengar kata 'terapi'," kata direktur program Yayasan Alfred P. Sloan, Doron Weber.
Kini, Pangeran Harry dan Meghan Markle, selalu terbuka tentang pentingnya kesehatan mental. Bahkan, mereka memiliki tiga anjing pendukung emosional.
"Kuberi tahu, kita semua membutuhkan anjing yang membuat kita tetap tenang," kata Pangeran Harry.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2169 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2018 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1495 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1383 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli