Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pasek Pilih Bantu Anas Urbaningrum yang Lagi Susah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tidak ada penyesalan dalam diri Gede Pasek Suardika walau kini dia sudah dipecat sebagai anggota DPR dan kader Demokrat. Politisi asal Bali ini memilih membantu Anas yang sedang susah.
Mantan Ketua Komisi III DPR ini sadar kedekatannya dengan Anas membuat elit Partai Demokrat sewot. Buntutnya, DPP Partai Demokrat pimpinan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono, memberhentikannya.
Saat peluncuran buku Anas berjudul 'Janji Kebangsaan Kita' di rumah Pergerakan Indonesia (PI), Pasek terlihat tanpa beban. Sekjen ormas PI yang dia prakarsai bersama Anas, mengaku tidak bisa melihat Anas susah. Walau, dia tahu konsekuensi keberadaan dia di partai akan terancam.
"Mungkin karakter dan kejelekan saya disitu, nggak bisa lihat temen susah. Dari pada kita nyusahin teman, lebih baik kita bantu orang susah. Itu kejelekan saya," kata Pasek di markas PI, duren sawit, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2014).
Pasek ikhlas kalau kedekatannya dengan mantan Ketum Partai Demokrat ini membuatnya terlempar dari partai. Walau, dia juga tetap melawan keputusan itu seandainya tidak sesuai aturan. "Kalau tidak sesuai dengan aturan tugas kita melawan kan," tegas Pasek.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2967 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2027 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun