Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pasien Gangguan Jiwa di Puskesmas Dawan I Diajak Yoga Hingga Membuat Dupa
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang menjadi kewajiban dosen.
Pengabdian dengan bertema “Pemberdayaan Pasien dengan Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Dawan I” ini dilaksanakan oleh 3 orang staf Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa yaitu dr. Ni Wayan Widhidewi, M.Biomed, dr. Arya Suryanditha, M.Si, dr. AA Sagung Putri Permana Lestari MP, M.Biomed, Sp.KJ serta satu orang tim dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa yaitu Made Surya Pramana, S.A, M.M.
Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktifitas pasien-pasien dengan gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Dawan I, Kabupaten Klungkung. Pengabdian dilakukan pada hari Sabtu, 03 Desember 2022 di kantor Perbekel Desa Kusamba, dengan melibatkan kader desa siaga, bidan desa, serta pemegang program kesehatan jiwa Puskesmas Dawan I.
Pasien-pasien dengan gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Dawan I, khususnya di Desa Kusamba selama ini kurang mendapatkan perhatian. Mereka selama ini dibuatkan kegiatan 1 kali dalam sebulan di kantor desa untuk mengisi waktu serta melatih mereka agar tetap dapat produktif dari rumah.
Kegiatan yang dilakukan meliputi senam, yoga, membuat sarana upakara yang digunakan sehari-hari, pelatihan pembuatan dupa, serta seni melipat kertas (origami). Alat dan bahan yang digunakan berasal dari dana mandiri kader desa, bidan desa serta pemegang program kesehatan jiwa.
Dari total 21 pasien jiwa di Desa Kusamba, yang rutin hadir dalam kegiatan ini sebanyak 6-8 pasien. Pengabdian ini diisi dengan pemberian materi terkait upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan gangguan jiwa, serta strategi pemasaran hasil-hasil karya para pasien jiwa.
Bantuan yang diberikan berupa alat dan bahan untuk membuat upakara yaitu pisau, staples dan isi staples.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun