Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pasukan Ukraina Klaim Kuasai 1.000 Km Persegi Wilayah Kursk Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan Ukraina disebut telah menguasai 800 kilometer persegi wilayah Kursk, Rusia, sejak mulai menyusup sampai hari ini hingga Senin (12/8).
Ukraina melancarkan serangan mendadak ke Kursk di barat Rusia sejak Selasa (6/8) lalu dan merebut puluhan permukiman, dalam serangan lintas batas paling signifikan di tanah Rusia sejak Perang Dunia II.
Kepala Militer Ukraina, Oleksandr Syrsky, mengatakan kepada Presiden Volodymyr Zelensky bahwa pasukannya sekarang menguasai sekitar 1.000 kilometer persegi wilayah Rusia dan melanjutkan "operasi ofensif".
Sementara itu kepada rakyatnya dalam sebuah pidato, Zelensky mengatakan serangan lintas batas tersebut "murni masalah keamanan". Dia juga menyebut militer akan merebut daerah-daerah yang diserang tentara Rusia dan wilayah Sumy.
Sebelumnya pekan lalu ratusan prajurit Kyiv yang dilengkapi kendaraan lapis baja, artileri, dan drone menyapu wilayah Kursk, Rusia.
Serangan Ukraina ini disebut-sebut membuat Rusia terkejut. Tak lama setelah 'invasi' Ukraina ini, Moskow langsung mengerahkan pasukannya ke Kursk.
"Kendaraan berat telah dimuat ke trailer untuk dikirim segera ke daerah di mana formasi Angkatan Bersenjata Ukraina sedang diblokir. Pengerahan ini juga dilakukan untuk memastikan keamanan permukaan jalan," demikian laporan militer, seperti dikutip Al Jazeera.
Rusia juga memerintahkan warga di kawasan tersebut untuk evakuasi pada Senin (12/8). Perintah itu dikeluarkan seiring dengan upaya Kremlin menahan serangan dari Ukraina.
Pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Ukraina akan menerima balasan setimpal, usai menerobos wilayah Kursk.
"Kerugian angkatan bersenjata Ukraina meningkat secara dramatis bagi mereka, termasuk di antara unit yang paling siap tempur, unit yang dipindahkan musuh ke perbatasan kita," kata Putin saat pidato di televisi, dikutip Al Jazeera, Senin (13/8).
Dia lalu berujar, "Musuh pasti akan menerima respons yang setimpal, dan semua tujuan yang kita hadapi, tanpa diragukan lagi, akan tercapai."
Putin tak merinci balasan apa yang dimaksud. Namun, badan intelijen Ukraina, Dinas Keamanan, (SBU) menyatakan Rusia mencoba mengkambinghitamkan Kyiv dengan kejahatan perang.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4686 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan