Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pasutri Kompak Main Keroyok
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasangan suami istri di Dusun Sinalud Desa Kayuputih Melaka Kecamatan Sukasada nekat melekukan pengeroyokan terhadap seorang wanita yang diduga akibat masalah perselingkuhan.
Tidak disangka, ulah nekat pasangan suami istri Komang Sugriwa dan Kadek Triani atas aksi pengeroyokan yang dilakukan terhadap Luh Purnamawati akhirnya berujung di kepolisian, bahkan Rabu (28/11) siang, kedua pasangan suami istri dalam pengejaran Unit Buser Sat Reskrim Polres Buleleng.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Pande Putu Sugiarta mengungkapkan, motif dibalik pengeroyokan yang dilakukan pasutri dari Desa Kayuputih Melaka itu belum diketahui secara pasti.
Untuk sementara, dari keterangan korban pengeroyokan itu dipicu masalah perselingkuhan, paparnya.
Sementara, dari laporan Luh Purnamawati di Mapolres Buleleng menyebutkan, aksi pengeroyokan yang dilakukan pasutri Komang Sugriwa dan Kadek Triani berawal saat korban bertemu dengan kedua pelaku.
Tiba-tiba saja Kadek Triani mencakar tangan kanan, dada dan pipi serta menjambak rambut korban. Tak hanya itu, suami Kadek Triani, yakni Komang Sugriwa pun juga ikut melakukan pemukulan terhadap korban.
Akibat aksi pengeroyokan di Dusun Sinalud, Desa Kayuputih Melaka, Kecamatan Sukasada Luh Purnamawati mengalami luka lecet dan memar pada wajah dan luka benjol akibat pukulan pada kepala yang disertai rasa pusing.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3049 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2046 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1824 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun