Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Patah Hati Vs. Portasium
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kasus bunuh diri kali ini terjadi di wilayah hukum Sukawati Gianyar. Ni Ketut Agustini (30), seorang warga Banjar Dentiyis, Desa Batuan Sukawati Gianyar nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan meminum cairan Portasium atau yang sering disebut dengan Portas.
Ayah korban, I Wayan Badung yang penasaran belum melihat anaknya keluar dari kamar tidurnya pagi itu, dengan mengajak seorang tetangga I Made Lilir menggedor pintu kamar korban.Begitu pintu dibuka Anak ke 4 dari I Wayan Badung, telah ditemukan tewas terbujur kaku dikamarnya dengan mulut korban penuh dengan busa.
Kejadiannya sendiri diperkirakan terjadi jam 7 pagi Sabtu (22/09/07) di kamar tidur si korban. Diduga kuat karena patah hati, Ketut Agustini nekat melakukan bunuh diri lantaran janji sang kekasih untuk menikahi korban tak kunjung dipenuhi.
Ketika dimintai keterangan terkait kasus tersebut, Kapolsek Sukawati AKP. Ida Bagus Widana Jati, seijin AKBP. Dedy Dhia Dharma mengaku belum memutuskan kasus tersebut murni sebagai kasus bunuh diri.
Pihaknya masih menyelidiki sebab “ sebab kematian korban dengan mengembangkan bukti “ bukti dan pentunjuk yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Dari olah TKP, saat ini Polisi menyita beberapa jenis benda peninggalan korban sebagai barang bukti. Yakni, satu botol air minum, satu buah kantung plastik, dan sisa cairan portas yang ditengarai kuat sebagai media korban untuk melakukan aksi bunuh diri.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 913 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 763 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 580 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 545 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik