Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pecalang Bali Hadapi Tantangan Digitalisasi, Koster Tekankan Adaptasi Tanpa Kehilangan Jati Diri
beritabali/ist/Pecalang Bali Hadapi Tantangan Digitalisasi, Koster Tekankan Adaptasi Tanpa Kehilangan Jati Diri.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gelar Agung Pecalang Bali 2025 resmi digelar di Renon, Denpasar, Sabtu (15/3/2025), dengan mengusung tema besar tentang peran pecalang dalam menjaga harmoni dan keamanan Bali di era modern.
Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam pidatonya menegaskan bahwa pecalang merupakan garda terdepan dalam menjaga adat, seni budaya, serta kearifan lokal Bali.
“Pecalang harus mampu beradaptasi dengan modernisasi dan digitalisasi tanpa kehilangan jati diri sebagai penjaga tradisi Bali,” ujarnya.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Bali, seperti kemacetan, sampah, wisatawan nakal, hingga masuknya paham asing yang berpotensi menggerus nilai-nilai budaya lokal. Oleh karena itu, peran pecalang semakin krusial dalam menjaga ketertiban dan keamanan berbasis desa adat.
“Keamanan adalah kunci keberlanjutan pariwisata, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Bali. Pecalang harus semakin profesional, beretika, dan bersinergi dengan aparat keamanan,” tambahnya.
Dengan kebijakan Sipandu Beradat, pecalang kini bekerja sama lebih erat dengan TNI-Polri dan sistem keamanan lainnya demi mewujudkan Bali yang tertib, aman, dan tetap menjadi destinasi wisata dunia yang berkelas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3360 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1202 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 800 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan