Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Pegawai Kontrak Pemkab Tabanan Melonjak hingga 2.796 Orang
Selasa, 1 September 2015,
21:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Pemkab Tabanan terus menambah pegawai kontrak. Tenaga kontrak dari jumlahnya 339 pada tahun 2011, jumlahnya kini terus mengalami peningkatan. Hingga tahun 2015, jumlah pegawai kontrak mencapai 2.796 orang yang tersebar di seluruh SKPD.
Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Tabanan I Made Yasa mengatakan pada tahun 2011 tercatat sebanyak 339 orang tenaga kontrak yang ada di SKPD Tabanan. Kemudian pada tahun 2012 dimana tercatat sebanyak 1.213 orang tenaga kontrak, 1.871 orang tenaga kontrak untuk tahun 2013. Jumlah itu mengalami peningkatan pada tahun 2014 yang mencapai 2.248 tenaga kontrak, dan terakhir di tahun 2015 tercatat ada 2.796 tenaga kontrak.
"Jumlah pegawai kontrak terbanyak ada dibawah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, " jelas Yasa, Selasa (1/9/2015).
Pejabat asal Buleleng ini menegaskan, banyaknya pegawai kontrak di Disdikmudpora karena masih banyak Sekolah di daerah-daerah di Tabanan, khususnya di Kecamatan Pupuan, Selemadeg, dan Selemadeg Barat yang membutuhkan Guru, sementara tidak ada pengangkatan PNS.
“Setiap tahunnya Guru banyak yang pensiun, tetapi pengangkatan guru tidak ada. Jadi kita gunakan tenaga kontrak,” ujar Yasa.
Dijelaskanya, jika tenaga kontrak memiliki masa kontrak selama satu tahun yang setiap tahunnya akan diperpanjang dengan gaji sebesar Rp 1,1 Juta per bulan. Selain di bidang pendidikan, jumlah tenaga kontrak tertinggi juga datang dari Dinas Kesehatan. “Puskesmas yang melayani rawat inap misalnya itu sangat membutuhkan tenaga. Dokter juga ada yang kontrak,” imbuhnya.
Terkait tidak adanya pengangkatan PNS di Kabupaten Tabanan untuk mengisi kekurangan tersebut, dirinya menuturkan jika pihaknya setiap tahun telah mengajukan usulan formasi ke Kemenpan namun keluar formasinya,” ungkapnya.
Sementara itu saat disinggung mengenai isu rasionalisasi pegawai non PNS yang mencuat dalam Rapat Paripurna Rabu lalu (26/8), dirinya mengatakan jika tidak akan melakukan rasionalisasi terhadap pegawai kontrak di Tabanan, hanya saja penempatannya akan dipindah ke posisi yang masih kosong.
“Seperti misalnya tenaga kontrak dari SKPD yang sudah overload kita bawa ke sekolah-sekolah untuk mengisi Tata Usaha atau Guru yang masih banyak kurang,” pungkasnya . [bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 547 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 404 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 401 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026