Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Pejuang Gagal Ginjal di Gianyar: JKN Jadi Harapan untuk Terus Bertahan Hidup
bbn/dok BPJS Klungkung/Pejuang Gagal Ginjal di Gianyar: JKN Jadi Harapan untuk Terus Bertahan Hidup.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan jangka panjang. Salah satunya dialami Gusti Ayu Ariani, warga Kabupaten Gianyar yang telah menjalani terapi hemodialisa atau cuci darah secara rutin selama dua tahun terakhir akibat gagal ginjal.
Sebagai peserta JKN Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Pemerintah Kabupaten Gianyar, Ariani mengaku sangat terbantu karena seluruh biaya pengobatannya ditanggung oleh Program JKN.
“Saya rutin datang ke rumah sakit setiap minggu guna menjalani cuci darah. Untuk masalah biaya, saya merasa sangat lega karena semua telah dijamin oleh JKN,” jelas Tagen diawal kisahnya.
Ariani menuturkan, sebelum menjadi peserta JKN, biaya pengobatan yang harus ditanggung secara mandiri menjadi beban yang sangat berat. Namun kini, ia dapat menjalani terapi secara rutin tanpa harus memikirkan biaya yang besar.
Penyakit gagal ginjal sendiri termasuk dalam kategori penyakit katastropik yang membutuhkan biaya pengobatan tinggi. Penderita umumnya harus menjalani hemodialisa secara berkala untuk mempertahankan kondisi kesehatan dan kualitas hidup.
“Dengan menjadi peserta JKN bukan hanya meringankan beban, tetapi juga memberi ketenangan untuk terus berjuang menjalani hidup,” jelasnya.
Bagi Ariani, Program JKN bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi harapan yang membantunya tetap kuat menjalani pengobatan demi keluarga tercinta.
Kisah yang dialaminya menjadi salah satu gambaran nyata manfaat Program JKN bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan berkelanjutan. Dengan adanya jaminan kesehatan, risiko beban finansial akibat biaya pengobatan dapat diminimalkan.
“Menurut saya Program JKN ini sangat membantu penduduk Indonesia untuk memperoleh layanan kesehatan. Selain saya, keluarga saya pun ketika sakit dan berobat tidak dikenakan biaya karena semuanya telah ditanggung JKN,” ujar Ariani.
Ia menilai kehadiran Program JKN merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan akses layanan kesehatan dengan biaya yang terjangkau.
Menurut Ariani, Program JKN telah menjadi penyambung hidup sekaligus sumber semangat untuk terus menjalani terapi secara rutin. Ia juga mengaku puas dengan pelayanan kesehatan yang diterimanya selama menggunakan JKN.
Ariani menegaskan dirinya tidak pernah merasakan perlakuan berbeda saat mengakses layanan kesehatan menggunakan JKN dibandingkan pasien lainnya.
“Terima kasih Program JKN yang telah membiayai seluruh pengobatan saya selama ini. Semoga program JKN akan selalu ada. Sekali saya sangat berterima kasih dengan adanya program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan,” jelas Ariani.
Editor: Redaksi
Reporter: BPJS Klungkung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli