Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 27 Agustus 2026
Pelaku Tendang Sesajen Semeru Tertangkap di Bantul
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penendang sesajen di Gunung Semeru, Hadfana Firdaus tertangkap. Polisi menangkap penendang sesajen itu di kawasan Bantul, Yogyakarta.
Seperti diberitakan, video merekam sosok pria menendang sesajen di kawasan bencana erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur viral dan bikin heboh publik. Lantaran aksi tersebut dianggap intoleran.
Sebelum membuang, pria dalam video mengatakan bahwa sesajen sesuatu yang mengundang murka Sang Pencipta hingga menimbulkan azab bencana. Usai mengatakan itu, pria tersebut bergerak membuang sesajen berisi buah maupun nasi ke tempat rendah. Kemudian pada cuplikan video lain, pria yang sama juga menendang sesajen yang diletakkan pada tempat persembahyangan agama tertentu.
Pascaviral, warga melaporkan sosok pria penendang sesajen tersebut. Polisi kemudian menindaklanjuti dan memburu pelaku. Penangkapan pelaku tendang sesajen dibenarkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Dijelaskannya, pelaku tertangkap pada Jumat (14/1/2022) dini hari tadi.
“Sampai Polda sekitar pukul 05.00 pagi tadi, sekarang sedang diperiksa. Untuk lebih detailnya nanti saya sampaikan, saya akan temui yang bersangkutan langsung,” ujar Gatot.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4692 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2503 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2143 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1765 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1188 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun