Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Pelari Start dari Alun-alun Gianyar untuk Sembahyang ke Pura Besakih
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebanyak tujuh pelari asal Gianyar dan Klungkung berlari dengan penuh semangat pada Sabtu (26/4/2025) pagi.
Dimulai dari Alun-Alun Gianyar sekitar pukul 05.00 WITA, mereka menjalani perjalanan sejauh hampir 40 km menuju Pura Besakih, melewati jalur-jalur alami yang terkenal dengan kesejukannya.
Perjalanan dimulai dengan pemanasan, dan mereka kemudian berlari pelan menuju batas wilayah Gianyar-Klungkung. Tim ini terdiri dari enam pelari dan satu orang sweeper bersepeda yang bertugas memberi bantuan darurat selama perjalanan.
Kadek Darmika, salah satu pelari yang akrab disapa Chatos, menjelaskan bahwa tim mereka tiba di Pura Dalem Puri setelah berlari sekitar satu setengah jam. Di sana, mereka mengganti pakaian sembahyang sebelum melanjutkan perjalanan ke Pura Besakih.
“Kami berangkat dari Alun-Alun Gianyar sekitar pukul 5 pagi. Kurang lebih satu setengah jam berlari, kami tiba di Pura Dalem Puri untuk berganti pakaian yang sudah kami siapkan di tas masing-masing,” ujar Chatos.
Peserta tim ini terdiri dari Chatos (Keramas), Gus Jhoni (Bona), Gung Satya (Paksebali), Gung Gus (Keramas), PT Mahardika (Keramas), Kadek Aristawan (Keramas), dan Manik Wahyu (Blahbatuh) sebagai sweeper bersepeda. Perjalanan mereka melintasi jalur-jalur alami yang sangat sejuk dan penuh tantangan, seperti Banjarangkan, Bakas, Nyalian, Bumbungan, Nyanglan, Bangbang, Nongan, dan Menangga, hingga akhirnya mencapai Pura Besakih.
“Jalur yang kami lalui sangat sejuk dan penuh tantangan. Ini menjadi pengalaman berharga karena bisa menikmati keindahan alam sambil berlari,” ujar Chatos, yang bertugas di Polres Gianyar.
Para peserta kegiatan ini datang dari berbagai latar belakang profesi, antara lain anggota polisi di Propam Gianyar, pegawai hotel, arsitek, anggota TNI dari Yonzipur, hingga karyawan swasta.
Chatos menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya mempererat rasa persaudaraan, tetapi juga mencerminkan semangat Bali yang kuat dalam menjaga kebugaran fisik sekaligus menjaga koneksi spiritual dengan alam dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 754 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 679 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 498 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 475 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik