Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Pelatih Filipina: Indonesia Akan Kesulitan di Lapangan Sintetis
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pelatih timnas Filipina Josep Ferre meyakini Timnas Indonesia akan kesulitan bermain di lapangan sintetis saat duel Piala AFF 2022 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (2/1).
Ferre tidak memungkiri Timnas Indonesia jauh lebih kuat daripada Filipina. Absennya Jordi Amat juga diyakini pelatih asal Spanyol itu tidak akan mengurangi kekuatan skuad Garuda.
Ferre justru menyoroti kesulitan yang akan dihadapi Timnas Indonesia saat melawan Filipina di Stadion Rizal Memorial yang menggunakan rumput sintetis.
"Jordi [Amat] itu pemain berpengalaman dan bisa diandalkan, tetapi dia bisa digantikan siapa saja dengan level serupa," ujar Ferre dikutip dari Antara.
"Akan tetapi, untuk lapangan, rumput sintetis ini akan sangat [menyulitkan] untuk Indonesia karena pantulan dan kecepatan bola menjadi tidak sama. Kami akan mengambil keuntungan dari situ," ucap Ferre.
Filipina sudah dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2022, namun Ferre ingin The Azkals meraih hasil bagus di laga terakhir dengan mengalahkan Indonesia pada laga malam ini.
"Melawan Indonesia menjadi momen bagus bagi kami untuk membuktikan diri. Saya percaya kepada pemain saya dan motivasi mereka. Kami mesti menunjukkan penampilan maksimal kepada semua orang. Kami akan berjuang keras sampai akhir demi hasil yang bagus di sini," ujar Ferre.
Pelatih Indonesia Shin Tae Yong juga menyoroti lapangan sintetis di Stadion Rizal Memorial. Pelatih asal Korea Selatan itu berharap para pemain Indonesia bisa lebih hati-hati dalam bermain.
"Beda sekali ya [dengan] lapangan rumput. Untuk itu pemain kami harus fokus dan harus lebih hati-hati [khawatir] cedera. Ini harus ditegaskan ke pemain agar bisa mendapatkan hasil yang baik," tutur Shin Tae Yong.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 650 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 536 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan