Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Pemanfaatan Komoditi Cengkeh Tidak Hanya Untuk Industri Rokok
Minggu, 22 Juli 2018,
15:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Meskipun komoditi cengkeh menghadapi tantangan di industri rokok karena konteks pemanfaatan sedang ditekan, tetapi cengkeh bisa dialihkan ke industri pengolahan lainnya.
[pilihan-redaksi]
"Banyak industri, yang dapat dijajaki dengan komoditi cengkeh tersebut," Ungkap Sekjen Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia, Ketut Budiman, Sabtu, (21/7) di Buleleng.
"Banyak industri, yang dapat dijajaki dengan komoditi cengkeh tersebut," Ungkap Sekjen Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia, Ketut Budiman, Sabtu, (21/7) di Buleleng.
Ia juga menyebutkan para petani cengkeh juga dapat memanfaatkan penyulingan dari daun-daun cengkeh tersebut, sehingga tetap memiliki nilai ekonomis. Untuk meningkatkan penghasilan, Menurutnya para petani cengkeh dalam hal ini harus memperhatikan beberapa hal juga mulai dari jaringan, strategi, kelembagaan yang kuat dan mutu yang juga tetap diperhatikan.
"Jejaring harus bagus, dalam usaha tani maupun bisnis apapun tentu perlu strategi. Bagaimana mungkin kita dapat melempar bahan atau produk dengan harga murah begitu saja, Kelembagaan harus kuat. Jangan sampai subak atau abian justru malah dimarginalkan, standar produk harus diberikan juga serta mampu tingkatkan dan pertahankan mutu dari komoditi cengkeh. Mutu cengkeh di Bali bisa dikatakan, sama dengan di daerah Ambon. Jika dilihat dari harga cukup pontensial." paparnya.
[pilihan-redaksi2]
Saat ini, kata dia dari sisi penghasilan komiditi cengkeh dinilai telah mampu meningkatkan perekonomian para petani dan masyarakat di sekitar perkebunan cengkeh. Ini dilihat pada musim panen raya misalnya, para petani cengkeh bisa memperoleh rata-rata pendapatan Rp60 juta hingga Rp80 juta untuk per hektarnya. Selain itu, Budiman menuturkan penanaman cengkeh juga merupakan upaya dalam konservasi lahan untuk menghindari erosi
Saat ini, kata dia dari sisi penghasilan komiditi cengkeh dinilai telah mampu meningkatkan perekonomian para petani dan masyarakat di sekitar perkebunan cengkeh. Ini dilihat pada musim panen raya misalnya, para petani cengkeh bisa memperoleh rata-rata pendapatan Rp60 juta hingga Rp80 juta untuk per hektarnya. Selain itu, Budiman menuturkan penanaman cengkeh juga merupakan upaya dalam konservasi lahan untuk menghindari erosi
"Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, dengan lahan tidak ditanami pohon cengkeh atau kopi tentu bisa menimbulkan erosi. Karena, pohon Kopi dan Cengkeh disebut tanaman penyerapan air." katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Holtikuktura dan Perkebunan Provinsi Bali, Lanang Aryawan menjelaskan dari kontribusi pendapatan di sektor perkebunan memang Cengkeh berada di urutan ketiga setelah komoditi Kakao dan kopi. (bbn/aga/rob)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 585 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 459 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026