Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pembangunan Bank Buleleng Bermasalah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Untuk kesekian kalinya pembangunan di Buleleng menuai masalah. Kini giliran pembangunan bank Buleleng yang dilaksanakan oleh PT. Guna Karya Denpasar bermasalah, bahkan teguran telah dilayangkan hingga dua kali.
Pembangunan Gedung Bank Buleleng di Jalan Pramuka Singaraja yang sedianya rampung tanggal 6 Oktober mendatang terancam tidak terpenuhi. Pembangunan dengan nilai kontrak Rp. 1,6 Miliar lebih tersebut telah berlangsung sejak 10 April lalu dengan suntikan dana segar dari pemerintah kabupaten Buleleng sebesar Rp. 2,5 Milyar.
Kenyataan itu akhirnya mengusik Ketua Komisi B DPRD Buleleng Gede Rifa Gotama untuk melakukan inspeksi mendadak ke lokasi bangunan," kita langsung lihat dan pembangunan mangkrak, maka kita akan segera memanggil direktur PD BPR Bank Buleleng 45 untuk mempertanggung jawabkan kinerja terkait pembangunan BPR tersebut," tegasnya.
Ketua komisi B DPRD Buleleng Gede Rifa Gotama melihat adanya suatu kejanggalan dalam pelaksanaan. Apalagi konon muncul permasalahan baru tentang ongkos buruh yang belum dibayar serta tentang adanya dugaan proyek tersebut yang diberikan kepada kontraktor lain."Hal ini disebabkan karena terjadinya penawaran saat tender hingga 36 persen.
Dari nilai penawaran Rp. 2,5 Miliyar hingga kontrak mencapai Rp. 1,6 Milyar."ungkap Rifa.Seorang Developer yang juga Leveransir bahan-bahan bangunan Fahrudin mengakui adanya sejumlah kejanggalan dalam penggarapan proyek tersebut. Bahkan Bilyet giro yang diberikan kepadanya untuk pembayaran material belum bisa dicairkan. "padahal BG tersebut jatuh tempo tanggal 4 September lalu. "ungkapnya.
Direktur Utama PD BPR Buleleng 45 Putu Sidiarta dikonfirmasi terpisah menjelaskan semua kewajiban kepada kontraktor telah dipenuhi, termasuk pembayaran uang muka dan pembayaran per termin. "pembayaran telah mencapai hampir tujuh ratus juta rupiah,"paparnya.
"Atas keterlambatan pengerjaan sesuai waktu maka kontraktor telah ditegor hingga dua kali pada bulan Agustus lalu.
Namun tampaknya tidak ada perubahan yang berarti dalam pengerjaan proyek bernilai milyaran tersebut."paparnya dihadapan sejumlah wartawan.
Seperti diketahui pemerintah Kabupaten Buleleng berniat memajukan BPR Bank Buleleng 45 melalui suntikan modal sebesar Rp. 2,5 Milyar. Rp. 1,5 Milyar untuk pembangunan gedung baru, sisanya digulirkan untuk modal kerja BPR.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5743 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2548 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2195 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan