Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pembangunan Pelabuhan Teluk Santong Sumbawa Senilai Rp1,4 Triliun Dimulai
BERITABALI.COM, NTB.
Peletakan batu pertama Ground breaking pembangunan Teluk Santong di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, NTB di dilakukan Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Rabu (11/1).
Pembangunan kawasan Tanjung Santong Sumbawa ini akan mendukung percepatan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus dan pengembangan Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora (Samota). Total anggaran untuk pembangunan pelabuhan Tanjung Santong Rp1,4 triliun, dengan pengawasan PT Pelindo III Surabaya.
"Menyambut Kepala Badan Pangan Nasional bersama Investor yg akan membangun pelabuhan. Kepala Badan Pangan kebetulan teman lama, anak muda yg luar biasa. Tanpa birokrasi yg bertele-tele Ground Breaking Pelabuhan Teluk Santong akan di lakukan hari ini," tutur Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat menyambut kedatangan Kepala Badan Pangan Nasional di Bandara Internasional Lombok, Rabu (11/1).
Menurut Gubernur, ground breaking pembangunan Teluk Santong yang akan dilakukan merupakan langkah awal Khususnya membangun NTB, khususnya Pulau Sumbawa yang lebih baik. Berbagai potensi yang dimiliki Teluk Santong bisa dimaksimalkan.
Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan. Untuk mengembangkan potensi tersebut, sangat diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai. Salah satunya pelabuhan yang refresentatif.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bapanas mengatakan akan mengupayakan percepatan pembangunan pelabuhan Tanjung Santong. Bahkan Arief menargetkan pembangunan pelabuhan ini selesai dalam waktu 10 bulan.
Ia juga menyebut Pelabuhan Tanjung Santong akan dibangun dengan dermaga berkapasitas besar sehingga dapat menampung kapal dengan ukuran dan muatan yang juga lebih besar. Dengan begitu, keberadaan pelabuhan ini nantinya dapat menambah mobilitas distribusi hasil pertanian dan peternakan masyarakat Sumbawa secara signifikan.
Senada dengan Kepala Bapanas, Gubernur Zulkieflimansyah menyebut keberadaan Pelabuhan Tanjung Santong dengan dermaga berkapasitas besar dan meningkatnya mobilitas distribusi hasil bumi akan dapat mengatasi persoalan harga komoditas pertanian dan peternakan masyarakat NTB, khususnya di Pulau Sumbawa.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah dalam sambutannya mengatakan, kondisi Pelabuhan Badas yang ada saat ini tidak memungkinkan lagi untuk diperluas, sehingga menurut Bupati, pembangunan Pelabuhan Tanjung Santong ini menjadi solusi yang sangat tepat dan dinanti masyarakat Sumbawa.
Karena itu, Bupati berharap proses pembangunan pelabuhan ini dapat segera dimulai, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Rencana pembentukan KEK Tanjung Santong dengan luas awal sebesar 316 Ha, kemudian akan diperluas areanya sebesar 3000 Ha dengan memasukan kawasan industri dan mencakup wilayah perairan serta pulau-pulau kecil disekitar kawasan teluk Saleh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan