Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pembangunan Pelabuhan Teluk Santong Sumbawa Senilai Rp1,4 Triliun Dimulai
BERITABALI.COM, NTB.
Peletakan batu pertama Ground breaking pembangunan Teluk Santong di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, NTB di dilakukan Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Rabu (11/1).
Pembangunan kawasan Tanjung Santong Sumbawa ini akan mendukung percepatan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus dan pengembangan Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora (Samota). Total anggaran untuk pembangunan pelabuhan Tanjung Santong Rp1,4 triliun, dengan pengawasan PT Pelindo III Surabaya.
"Menyambut Kepala Badan Pangan Nasional bersama Investor yg akan membangun pelabuhan. Kepala Badan Pangan kebetulan teman lama, anak muda yg luar biasa. Tanpa birokrasi yg bertele-tele Ground Breaking Pelabuhan Teluk Santong akan di lakukan hari ini," tutur Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat menyambut kedatangan Kepala Badan Pangan Nasional di Bandara Internasional Lombok, Rabu (11/1).
Menurut Gubernur, ground breaking pembangunan Teluk Santong yang akan dilakukan merupakan langkah awal Khususnya membangun NTB, khususnya Pulau Sumbawa yang lebih baik. Berbagai potensi yang dimiliki Teluk Santong bisa dimaksimalkan.
Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan. Untuk mengembangkan potensi tersebut, sangat diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai. Salah satunya pelabuhan yang refresentatif.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bapanas mengatakan akan mengupayakan percepatan pembangunan pelabuhan Tanjung Santong. Bahkan Arief menargetkan pembangunan pelabuhan ini selesai dalam waktu 10 bulan.
Ia juga menyebut Pelabuhan Tanjung Santong akan dibangun dengan dermaga berkapasitas besar sehingga dapat menampung kapal dengan ukuran dan muatan yang juga lebih besar. Dengan begitu, keberadaan pelabuhan ini nantinya dapat menambah mobilitas distribusi hasil pertanian dan peternakan masyarakat Sumbawa secara signifikan.
Senada dengan Kepala Bapanas, Gubernur Zulkieflimansyah menyebut keberadaan Pelabuhan Tanjung Santong dengan dermaga berkapasitas besar dan meningkatnya mobilitas distribusi hasil bumi akan dapat mengatasi persoalan harga komoditas pertanian dan peternakan masyarakat NTB, khususnya di Pulau Sumbawa.
Sementara itu, Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah dalam sambutannya mengatakan, kondisi Pelabuhan Badas yang ada saat ini tidak memungkinkan lagi untuk diperluas, sehingga menurut Bupati, pembangunan Pelabuhan Tanjung Santong ini menjadi solusi yang sangat tepat dan dinanti masyarakat Sumbawa.
Karena itu, Bupati berharap proses pembangunan pelabuhan ini dapat segera dimulai, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
Rencana pembentukan KEK Tanjung Santong dengan luas awal sebesar 316 Ha, kemudian akan diperluas areanya sebesar 3000 Ha dengan memasukan kawasan industri dan mencakup wilayah perairan serta pulau-pulau kecil disekitar kawasan teluk Saleh.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun