Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pembunuhan Sadis di Kolam Pemandian di Toyabongkah Dipicu Motif Cemburu
BERITABALI.COM, BANGLI.
Seorang suami nekat menghabisi nyawa seorang pria yang diduga selingkuhan istrinya di kolam pemandian Toyabungkah, Kintamani.
Korban, I Ketut Sudiarta alias Mangku Tawan (45), diserang secara brutal dengan celurit oleh pelaku, Ketut Murah Dana (47), di kolam renang air hangat wilayah Toyabungkah, Kintamani.
Warga sekitar objek wisata Pemandian Kolam Renang Air Hangat Volcano Sari, Banjar Toyabungkah, Desa Batur Tengah, Kintamani, geger dengan peristiwa tragis ini. Korban tewas di lokasi dengan luka tebasan yang menyebabkan usus terburai.
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolres Bangli.
"Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diketahui bahwa aksi pembunuhan sadis ini dipicu oleh dendam dan cemburu. Pelaku menduga bahwa korban menjalin hubungan terlarang dengan istrinya yang berinisial JE," ungkap Wakapolres Bangli, Kompol M. Akbar Eka Putra Samosir.
Lebih lanjut, ia menjelaskan kejadian bermula ketika pelaku melihat istrinya mengendarai sepeda motor milik korban menuju sebuah kos di wilayah Toyabungkah. Curiga dengan gerak-gerik istrinya, pelaku menyusul dan menemukan percakapan di HP istrinya yang mengarah pada hubungan terlarang dengan korban.
"Pelaku kemudian menyambungkan PIN WhatsApp HP istrinya ke HP miliknya, sehingga dapat memantau dan membalas pesan dari korban," jelasnya.
Mengetahui keberadaan korban di kolam renang Volcano Sari, pelaku langsung mendatangi lokasi dengan membawa celurit. Dalam kondisi emosi yang memuncak, pelaku langsung menyerang korban dengan menebas dan membacok hingga korban tewas dengan luka parah di beberapa bagian tubuhnya.
Setelah melakukan aksinya, pelaku segera menyerahkan diri ke Mapolres Bangli. Jenazah korban telah dievakuasi ke forensik Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar untuk dilakukan otopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan detil lain yang mungkin masih tersembunyi," ungkapnya. (sumber: sindonews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan