Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pemilu Kemenangan Kapitalisme
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah propinsi bali sebelumnya menargetkan untuk menjadikan pemilu sebagai atraksi budaya. Namun menjadi sebuah pertanyaan besar, apakah pemasangan spanduk dan baliho secara besar-besaran merupakan bagian dari budaya Bali?
]Pertanyaan besar tersebut diungkapkan mantan Ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Wisnumurti dalam diskusi akhir tahu yang digelar oleh DPC GMNI Denpasar di Balai Latihan Kerja (BLK) Denpasar (27/12). Menurut Wisnumurti pemasangan baliho dan spanduk hanya berdasarkan semangat kompetisi.
Wisnumurti menegaskan pemilu dengan pemasangan baliho besar-besaran menunjukkan adanya kemenangan kapitalisme dalam pemilu. “Yang pasang bendera parpol sekarang adalah orang-orang ongkosan atau borongan, beda dengan dulu yang pasang bendera adalah kader-kader partai, inilah yang saya sebut kemenangan kapitalismentegas Anak Agung Oka Wisnumurti.
Sedangkan Ketua Pascasarjana Ilmu Politik UGM Dr. Ketut Putra Erawan menyebutkan kampanye pemilu saat ini cendrung mengandalkan hubungan kekerabatan. Kondisi ini menyebabkan masyarakat pemilih menjadi terasing. Padahal kampanye merupakan proses komunikasi dengan pemilih sehingga bisa menangkap keinginan rakyat.
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3353 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1035 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan