Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pemkab Jembrana Asuransikan Produk Pertanian
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dalam menyikapi kondisi alam yang semakin tak menentu dan berpotensi terjadinya gagal panen, Pemkab Jembrana bekerja sama dengan Pt Asuransi Bumiputera Bumida meluncurkan program Asuransi Produk Pertanian sebagai salah satu upaya mensejahterakan kehidupan petani.
Menurut Bupati Jembrana, Prof. Dr. I Gede Winasa, program ini sendiri didasari melihat kondisi alam dewasa ini yang semakin tak menentu, yang dimana sangat berimbas terhadap kesejahtraan para petani.
“Kejadian gagal panen akan sangat mungkin dialami oleh petani di Jembrana. Gagal panen itu sendiri dapat diakibatkan oleh bencana alam, puso, tungro dan penyakit lainnya, yang merupakan mimpi buruk bagi para petani,” ujar pria berkumis putih ini.
Imbuh Winasa, Program Asuransi Produk Pertanian ini sendiri dimaksudkan untuk memberikan proteksi dan jaminan kepada petani apabila di kemudian hari terjadi gagal panen.“Rencananya pada tahap awal asuransi produk pertanian ditujukan lahan pertanian seluas 4.500 hektar,” ujarnya.
Agent Marketing Bumida, Tegeh Mandiasa mengungkapkan program asuransi produk pertanian merupakan program yang bertujuan menjaga kesejahtraan para petani dan baru pertama kali diterapkan Indonesia.“Dalam mencegah sedini mungkin penderitaan petani dan meningkatkan kesejahteraan mereka (petani,red), kami sangat merespon positif tawaran kerjasama ini” ungkap Tegeh. (adv)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun