Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Pemkab Mengkaji Kebijakan Otonomi Sekolah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tingginya biaya sekolah sebagai akibat kebijakan otonomi sekolah, membuat Pemerintah Kabupaten Buleleng mengambil langkah untuk mengkaji kebijakan otonomi masing-masing sekolah.
“semestinya biaya sekolah semakin ringan bagi orang tua murid, mengingat ada dana yang diberikan baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah. Karena itu, dalam waktu dekat pemerintah sudah memikirkan untuk mengkaji kebijakan otonomi masing-masing sekolah dalam rangka menetapkan biaya sekolah, “ ungkap Sekretaris Daerah, Sekda Kabupaten Buleleng, Ketut Ardha.
Kajian yang dilakukan Pemkab Buleleng dengan melambungnya biaya pendidikan di Buleleng itu berdasarkan adanya keluhan masyarakat, sementara disatu sisi peningkatan sarana prasaran maupun kesejahteraan para tenaga pendidik telah ditingkatkan, “ ini kita lakukan biar tidak ada kesewenangan dalam memungut biaya pendidikan, “ tegas Ardha.
Selain keluhan para orang tua siswa, tingginya biaya sekolah sempat dipertanyakan anggota DPRD Buleleng, dimana, semestinya biaya pendidikan menjadi rendah mengingat biaya gedung termasuk operasional proses mengajar telah dibiayai oleh pemerintah.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun