Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pemkab Tidak Berani Memberangus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah sudut di Kota Singaraja kini dimeriahkan dengan pemasangan sejumlah baliho dan spanduk pada sejumlah kawasan yang telah dinyatakan steril (bersih) dari pemasangan berbagai bentuk baliho dan spanduk, namun hingga, Kamis (10/4) sejumlah baliho dan spanduk masih terpasang, bahkan beberapa diantaranya melintang di Jalan Raya. “Nah ini dalam pelaksanaan walaupun sekarang marak ini memang kita punya prinsip mengantisipasi maraknya reklame berupa baliho dan spanduk yang menyangkut bisnis, niaga maupun yang berbau kampanye dalam rangka Pilgub, ini dari segi lokasi tetap mengacu pada perda,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Nyoman Suamba.
Terhadap sejumlah Baliho dan spanduk berbau politik terkait perhelatan pemilihan Gubernur Bali, Kadisperindakop Buleleng Suamba belum mengambil tindakan apaun untuk menertibakannya. “Ya, memang ada, namun kita biarkan dulu, sebab dari segi pembinaan yang non bisnis dan niaga kita serahkan kepada kesbanglinmas,” ujarnya.
Dalam peraturan daerah (perda) Kabupaten Buleleng telah mengisyaratkan aturan pesangan reklame berupa spanduk dan baliho dilarang pada tiga kawasan steril diantaranya, Kawasan Catus Pata Buleleng, Kawasan Tugu Singa Ambara Raja dan Kawasan Pura Jagatnatha, termasuk sejumlah tempat peribadatan lainnnya dengan jarak sepuluh meter menjadi daerah steril dari spanduk, reklame maupun baliho termasuk larangan pemasangan spanduk yang melintang di jalan raya. Berdasarkan aturan perda tersebut, di sejumlah titik kawasan Kota Singaraja nampaknya masih terlihat beberapa spanduk berbau Pilgub Bali, diantaranya spanduk milik pasangan Pastika – Puspoyoga yang terpasang membentang pada pintu masuk Kota Singaraja di Kawasan Sukasada dan Penarukan, bahkan spanduk itu telah terpasang sebulan lebih, namun belum ada penertiban dari penegak perda.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4686 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan