Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemkot Denpasar Tiadakan Pawai Ogoh-Ogoh

Denpasar

Sabtu, 28 Februari 2009, 17:46 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Kota Denpasar merekomendasikan desa adat se-Kota Denpasar untuk meniadakan pawai ogoh-ogoh (pawai boneka besar) terkait hari raya Nyepi. Rekomendasi ini disampaikan sebab perayaan Nyepi bersamaan dengan pelaksanaan jadwal kampanye Pemilu legislative.

Juru Bicara Pemerintah Kota Denpasar Erwin Suryadarma ketika ditemui beritabali.com menyatakan rekomendasi ini juga bertujuan untuk menghindari konflik saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berlangsung. Namun pemerintah kota tidak melarang jika ada desa adat yang tetap menggelar pawai ogoh-ogoh, dengan catatan desak adat bertanggungjawab terhadap keamanan pelaksanaan pawai ogoh-ogoh.

“inikan masalah adat, pemerintah tidak bisa melarang. Karena kita harus membedakan mana urusan Dinas, mana urusan adapt. Ogoh-ogoh itu adalah masalah adat, jadi sanksinya kita kembalikan kepada asat” papar Erwin Suryadarma.

Juru Bicara Pemerintah Kota Denpasar Erwin Suryadarma menambahkan khusus untuk upacara pengerupukan atau upacara menetralisasi kekuatan negative tetap dijalankan. Sebab upacara pengerupukan merupakan bagian dari persiapan perayaan Nyepi yang pada tahun ini jatuh pada 26 Maret mendatang.(mlt)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami