Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Pemkot Denpasar Tiadakan Pawai Ogoh-Ogoh
Denpasar
Sabtu, 28 Februari 2009,
17:46 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar merekomendasikan desa adat se-Kota Denpasar untuk meniadakan pawai ogoh-ogoh (pawai boneka besar) terkait hari raya Nyepi. Rekomendasi ini disampaikan sebab perayaan Nyepi bersamaan dengan pelaksanaan jadwal kampanye Pemilu legislative.
Juru Bicara Pemerintah Kota Denpasar Erwin Suryadarma ketika ditemui beritabali.com menyatakan rekomendasi ini juga bertujuan untuk menghindari konflik saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berlangsung. Namun pemerintah kota tidak melarang jika ada desa adat yang tetap menggelar pawai ogoh-ogoh, dengan catatan desak adat bertanggungjawab terhadap keamanan pelaksanaan pawai ogoh-ogoh.
“inikan masalah adat, pemerintah tidak bisa melarang. Karena kita harus membedakan mana urusan Dinas, mana urusan adapt. Ogoh-ogoh itu adalah masalah adat, jadi sanksinya kita kembalikan kepada asat†papar Erwin Suryadarma.
Juru Bicara Pemerintah Kota Denpasar Erwin Suryadarma menambahkan khusus untuk upacara pengerupukan atau upacara menetralisasi kekuatan negative tetap dijalankan. Sebab upacara pengerupukan merupakan bagian dari persiapan perayaan Nyepi yang pada tahun ini jatuh pada 26 Maret mendatang.(mlt)
Juru Bicara Pemerintah Kota Denpasar Erwin Suryadarma ketika ditemui beritabali.com menyatakan rekomendasi ini juga bertujuan untuk menghindari konflik saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berlangsung. Namun pemerintah kota tidak melarang jika ada desa adat yang tetap menggelar pawai ogoh-ogoh, dengan catatan desak adat bertanggungjawab terhadap keamanan pelaksanaan pawai ogoh-ogoh.
“inikan masalah adat, pemerintah tidak bisa melarang. Karena kita harus membedakan mana urusan Dinas, mana urusan adapt. Ogoh-ogoh itu adalah masalah adat, jadi sanksinya kita kembalikan kepada asat†papar Erwin Suryadarma.
Juru Bicara Pemerintah Kota Denpasar Erwin Suryadarma menambahkan khusus untuk upacara pengerupukan atau upacara menetralisasi kekuatan negative tetap dijalankan. Sebab upacara pengerupukan merupakan bagian dari persiapan perayaan Nyepi yang pada tahun ini jatuh pada 26 Maret mendatang.(mlt)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3380 Kali
02
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1684 Kali
03
04
05
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026