Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Pemuda Berpakaian Adat Curi 3 Slop Rokok
Dalung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Toko Diyah di Jalan Raya Kerobokan Dalung, tertipu mentah"mentah. Seorang pemuda mengenakan pakaian adat, pintar mengelabui karyawan jaga dengan pura-pura membeli. Ketika karyawan lengah, pemuda tak dikenal itu langsung kabur membawa 3 slop rokok.
Peristiwa pencurian bermodus baru ini terjadi Kamis (14/08) sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu toko Diyah dibilangan Jalan Raya Kerobokan Dalung, dijaga oleh Luh Nia.
Kala toko sepi, masuk seorang pemuda berpakaian adat. Pemuda tersebut, berpura-pura membeli 3 kardus minuman mineral dan 3 slop rokok.
"Pelaku mengaku di rumahnya ada upacara adat,"jelas sumber.
Barang yang diminta pelaku dikumpulkan. Namun karena terlalu berat, pelaku pura-pura binggung. Pelaku beralasan tak bisa membawa barang karena mengendarai sepeda motor sendirian.
Yang bisa dibawa, hanya 3 slop rokok. Nantinya, pelaku akan datang lagi membawa 3 dus mineral, sekaligus membayar barang yang dibeli.
Mendengar kata " kata pelaku, Luh Nia diam saja dan tidak curiga. Naas, berjam-jam ditungu, pelaku tak kembali. Kejadian ini tak dilaporkan ke polisi, tapi Luh Nia melaporkan ke pemilik toko Nyoman Sena. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3018 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2042 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun