Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Penanggulangan Terkendala Populasi Anjing Liar yang Tinggi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika Mengakui tingginya populasi anjing liar menjadi salah satu kendala utama dalam penanggulangan rabies di Bali.Hal tersebut disampaikan Made Mangku Pastika disela-sela acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, hari ini (13/8).
Pastika menyatakan dari sekitar 500.000 ekor populasi anjing di Bali diperkirakan sekitar 450.000 ekor anjing masuk dalam kategori anjing liar."Hanya sekitar 50.000 ekor anjing yang benar-benar dipelihara dan dirawat," jelasnya.Menurut Pastika, tingginya populasi anjing liar menyebabkan kasus gigitan juga tinggi. Hal ini akan berdampak pada peningkatan pemintaan vaksin anti rabies.
Kebutuhan Vaksin Anti rabies (VAR) di Bali mencapai 370 dosis vaksin per hari.Belum lagi vaksin tetanus, biaya perawatannya, jadi cukup mahal dan terkuras anggaran kita hanya untuk itu, Pastika.Mangku Pastika menegaskan yang terpenting dalam pengendalian rabies saat ini adalah kesadaran masyarakat untuk memelihara anjingnya. Sebab terdapat kecenderungan di masyarakat Bali untuk melepas liarkan anjing peliharaannya.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6012 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan