Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Penanggulangan Terkendala Populasi Anjing Liar yang Tinggi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika Mengakui tingginya populasi anjing liar menjadi salah satu kendala utama dalam penanggulangan rabies di Bali.Hal tersebut disampaikan Made Mangku Pastika disela-sela acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, hari ini (13/8).
Pastika menyatakan dari sekitar 500.000 ekor populasi anjing di Bali diperkirakan sekitar 450.000 ekor anjing masuk dalam kategori anjing liar."Hanya sekitar 50.000 ekor anjing yang benar-benar dipelihara dan dirawat," jelasnya.Menurut Pastika, tingginya populasi anjing liar menyebabkan kasus gigitan juga tinggi. Hal ini akan berdampak pada peningkatan pemintaan vaksin anti rabies.
Kebutuhan Vaksin Anti rabies (VAR) di Bali mencapai 370 dosis vaksin per hari.Belum lagi vaksin tetanus, biaya perawatannya, jadi cukup mahal dan terkuras anggaran kita hanya untuk itu, Pastika.Mangku Pastika menegaskan yang terpenting dalam pengendalian rabies saat ini adalah kesadaran masyarakat untuk memelihara anjingnya. Sebab terdapat kecenderungan di masyarakat Bali untuk melepas liarkan anjing peliharaannya.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 671 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik