Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Penembakan Polisi di Depok Tak Terkait Terorisme
denpasar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Penembakan Briptu Ruslan oleh orang tak dikenal dipastikan tak terkait dengan kelompok teroris. Penembakan ini diduga bermotif ekonomi, karena pelaku mengambil motor korban.
"Ini motif ekonomi, kejahatan pencurian kendaraan bermotor dengan tindakan kekerasan jadi pasalnya 365," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny Franky Sompie di Jakarta, Jumat (13/9/2013).
Ronny mengatakan, meski korban penembakan ini adalah anggota Polri, namun motif penembakan ini berbeda dengan kasus-kasus penembakan anggota Polri lainnya.
"Ini kasusnya agak berbeda dengan kasus penambakan anggota Polri karena target pelaku ini adalah mengambil motor, kemungkinan pelaku tidak mengetahui Ruslan ini anggota Polri," jelasnya, seperti dilansir portal berita inilah.com.
Meski begitu, Polri akan tetap mengimbau kepada anggotanya untuk tetap waspada meskipun sudah lepas dinas.
Sebelumnya, Briptu Ruslan, anggota Sabhara Mabes Polri ditembak di Jalan Raya Pekapuran, Cimanggis, Depok. Korban ditembak di kaki kiri tepatnya di bagian paha. Selain itu, pelaku juga membawa kabur motor Kawasaki Ninja 250 CC milik korban. [bbn]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun