Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pengasinan Ikan Beralih Pakai Kayu Bakar

Dawan

Kamis, 17 Juli 2008, 16:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Akibat tidak mampu membeli minyak tanah, pasca kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) usaha pengasinan ikan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung beralih dari pemakaian minyak tanah ke kayu bakar.



Ketut Rauh (40) dan Ketut Sutarmi (35) yang menjalankan usaha pengasinan ikan sejak puluhan tahun itu kini terpaksa beralih ke kayu bakar.

Dalam sekali proses pengasinan, mereka butuh 90 liter minyak tanah yang harga per liternya Rp 2.500. Semenjak harganya naik, usaha pengasinannya habis untuk beli minyak tanah.



Kini usaha pengasinan ikan di Dawan serempak menggunakan kayu bakar. Kayu bakar saat ini mereka beli Rp 300.000 per satu bak mobil pick-up berisi sekitar 100 ikat. Dalam sekali pengasinan membutuhkan kayu bakar sekitar 35 sampai 50 ikat.



"Akan tetapi waktu pengasinannya jadi lebih lama dikit," jelas Ketut Sutarmi.

Disisi lain kelompok usaha pengasinan ikan ini menginginkan pemberian kredit untuk membeli ikan segar. "Modalnya habis untuk beli kayu bakar saja pak," keluh Ketut Rauh. (igs)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami