Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pengeroyokan di Sempidi, Polisi Klaim Sudah Kantongi Ciri-ciri Para Pelaku
BERITABALI.COM, BADUNG.
Penyelidikan kasus tewasnya Adhi Putra Krismawan (23) yang dikeroyok gerombolan pengendara motor (pemotor) menuai titik terang. Polisi mengklaim sudah mengantongi ciri-ciri pelaku namun belum bisa ditangkap.
"Sudah ada petunjuk terkait ciri-ciri pelaku terkait kejadian di Sempidi," beber Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, pada Kamis 18 Januari 2024.
Dijelaskanya, Satreskrim Polres Badung telah menelusuri sejumlah CCTV yang terpasang di seputaran TKP pengeroyokan. Namun, karena masih dalam penyelidikan pihaknya belum bisa membeberkan ciri ciri pelaku tersebut. "Masih didalami," ungkapnya.
Iptu Sudana kembali menjelaskan pihaknya sudah memperoleh persetujuan dari keluarga untuk melakukan autopsi. Namun, hasil autopsi belum bisa disampaikan karena masih menunggu koordinasi pihak tim dokter. "Ya, sudah dilakukan autopsi jenazah, tapi masih menunggu hasilnya," ungkapnya.
Diharapkannya, dengan petunjuk-petunjuk tersebut pihak kepolisian bisa lebih mudah menelusuri keberadaan gerombolan pemotor beringas tersebut.
Iptu Sudana kembali mengatakan dari kesimpulan akhir terkait kematian kotban diduga akibat terkena tusukan benda tajam di dada sebelah kanan. Hingga akhirnya pria asal Singaraja, Buleleng tersebut meninggal dunia.
Diinformasikan, Adhi Putra Krisnawan ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Raya Sempidi-Dalung, Banjar Uma Gunung, Kelurahan Sempidi, Mengwi, Badung pada Selasa (16/1) dini hari. Korban diduga dikeroyok 12 remaja yang mengendarai motor yang melintas di TKP.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 585 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 459 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan