Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Penggali Sumur Asal Buleleng Tewas di Rumah Polisi
Rabu, 25 Mei 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Penggalian sumur bor yang berlangsung di rumah Aipda AA Adiarta (56), anggota Polda Bali yang tinggal di Jalan Tangkuban Perahu Gang Elang nomor 1 Banjar Buana Agung Padangsambian Denpasar, Rabu (25/5), berbuah petaka. Dua buruh penggali sumur, Made Budiadnyana (54) dan Ketut Risnawan (17) ditemukan lemas di dalam sumur di kedalaman 9 meter. Saat dievakuasi, Ketut Risnawan tewas karena kehabisan oksigen.
Kapolsek Denpasar, Barat Kompol Wisnu Wardana mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk saksi pemilik rumah, AA Adiarta. Saksi membenarkan bahwa kedua buruh itu dipanggil untuk mengebor sumur yang terletak di dibelakang rumahnya di Jalan Tangkuban Perahu Gang Elang No. 1, Banjar Buana Agung, Padangsambian, Denpasar.
“Pemilik rumah mengatakan sumur miliknya debit airnya kecil sehingga diputuskan untuk mengebor kembali dikedalaman 9 meter. Dua buruh itu sudah bekerja sejak 3 hari lalu dan alat-alat untuk ngebor sudah terpasang di sumur,” jelasnya Rabu (25/5).
Saksi AA Adiarta yang juga anggota Polri ini mengaku tidak mengetahui kalau dua buruh itu kembali turun ke sumur. Pasalnya, saksi sedang berada di Polda Bali, ada kegiatan rapat dan di rumahnya juga tidak ada orang. Tanpa sepengetahuan AA Adiarta, kedua buruh itu diam-diam melakukan penggalian sekitar pukul 11.15 Wita.
Sementara, saksi Jafar Mahruf Abdurohman, tukang cat disebelah rumah AA Adiarta mengatakan, saat mengecat tiba-tiba didatangi oleh Made Budiadnyana untuk minta tolong temannya, (Ketut Risnawan) kehabisan nafas di dalam sumur. Mendengar itu, saksi yang tinggal di Jalan Gunung Talang nomor 18 Denpasar kaget dan mereka bersama-sama menuju sumur.
Dibantu temannya saksi bernama Agus, mereka pun turun ke sumur untuk mengevakuasi Ketut Risnawan. Karena posisi sumur sangat kecil dengan lebar 1 meter, sulit mengangkat tubuh Ketut Risnawan. Bahkan Made Budiandyana yang sempat masuk kembali ke sumur, sempat pingsan berkali-kali dan akhirnya dinaikkan ke atas.
“Di bawah sempit sekali, tidak bisa bergerak, udara juga tidak ada,” ujarnya.
Tak lama kemudian, Tim Basarnas yang tiba di TKP segera melakukan evakuasi. Dengan menggunakan tali, akhirnya Ketut Risnawan dalam kondisi lemas bisa diangkat ke atas. Namun sayang, walau sudah diberikan bantuan oksigen, nyawa tukang gali sumur asal Singaraja ini tidak tertolong lagi.
Sementara itu, Polisi yang tiba dilokasi membawa Made Budiadnyana ke RS Bali Med dan Ketut Risnawan ke kamar jenazah RSUP Sanglah, Denpasar.
“Diduga kuat, korban meninggal karena kekurangan oksigen di dalam sumur,” tega mantan Kasat Reskrim Polres Badung. [bbn/Spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8355 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5775 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2445 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026