Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Penggali Tanah Tewas Tertimbun Tanah
Petang
Rabu, 2 Juli 2008,
16:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tanah longsor terjadi hari ini, Rabu (2/7) di lokasi jembatan Tukad Bangkung di Banjar Selantang Desa Belok Sidan Petang Badung. Satu orang penggali tanah, tewas setelah tertimbun tanah longsor. Sementara satu orang lagi hanya mengalami patah tulang pinggang.
Korban tewas dalam tanah longsor adalah Wayan Nyanged (40) tinggal di Banjar Selantang Petang. Sedangkan yang mengalami patah tulang pinggang yakni Ni Wayan Mogiani (35) tinggal di Banjar Selantang Petang.
-uSaat ini, jasad Wayan Nyanged telah dibawa ke rumah duka dan Mogiani dibawa ke tukang pijat,- ujar saksi mata di lokasi kejadian.
Menurut informasi, ketika itu, I Wayan Nyanged, Ni Wayan Mogiani dan I Wayan Dana (40) serta Kaplek sedang menggali tanah.
Posisi keempat buruh gali tanah itu di bawah jembatan, tepatnya di sebelah timur jembatan Tukad Bangkung. Sedianya mereka menggali tanah untuk diangkut ke dalam truk.
Akan tetapi, sekitar pukul 13.45 Wita, terdengar suara gemuruh keras dari atas jembatan, tempat mereka menggali tanah. Para korban panik, namun tidak sempat melarikan diri. Tubuh mereka pun langsung tertimbun tanah.
-uKetinggian dari atas sekitar 10 meter dari tempat buruh menggali tanah,- ucap sumber.
Beruntung, dalam bencana alam itu, Kaplek dan I Wayan Dana, selamat. Meski keduanya mengalami lecet akibat terkena bebatuan kecil.
Tragis menimpa Wayan Nyanget dan Ni Wayan Mogiani, keduanya tertimbun tanah. Melihat kejadian itu, warga cepat menolong.
Evakuasi korban yang tertimbun tanah, berjalan hampir satu jam lebih. Evakuasi berjalan lamban karena warga menggunakan alat seadanya.
Aparat kepolisian dari Polres Badung dan Polsek Petang ikut membantu evakuasi para korban. Disela-sela evakuasi, terlihat Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah.
Tak lama, warga pun berhasil menyelamatkan Mogiani. Naas, nyawa Wayan Nyanget tidak berhasil diselamatkan dari timbunan tanah. (Spy)
Korban tewas dalam tanah longsor adalah Wayan Nyanged (40) tinggal di Banjar Selantang Petang. Sedangkan yang mengalami patah tulang pinggang yakni Ni Wayan Mogiani (35) tinggal di Banjar Selantang Petang.
-uSaat ini, jasad Wayan Nyanged telah dibawa ke rumah duka dan Mogiani dibawa ke tukang pijat,- ujar saksi mata di lokasi kejadian.
Menurut informasi, ketika itu, I Wayan Nyanged, Ni Wayan Mogiani dan I Wayan Dana (40) serta Kaplek sedang menggali tanah.
Posisi keempat buruh gali tanah itu di bawah jembatan, tepatnya di sebelah timur jembatan Tukad Bangkung. Sedianya mereka menggali tanah untuk diangkut ke dalam truk.
Akan tetapi, sekitar pukul 13.45 Wita, terdengar suara gemuruh keras dari atas jembatan, tempat mereka menggali tanah. Para korban panik, namun tidak sempat melarikan diri. Tubuh mereka pun langsung tertimbun tanah.
-uKetinggian dari atas sekitar 10 meter dari tempat buruh menggali tanah,- ucap sumber.
Beruntung, dalam bencana alam itu, Kaplek dan I Wayan Dana, selamat. Meski keduanya mengalami lecet akibat terkena bebatuan kecil.
Tragis menimpa Wayan Nyanget dan Ni Wayan Mogiani, keduanya tertimbun tanah. Melihat kejadian itu, warga cepat menolong.
Evakuasi korban yang tertimbun tanah, berjalan hampir satu jam lebih. Evakuasi berjalan lamban karena warga menggunakan alat seadanya.
Aparat kepolisian dari Polres Badung dan Polsek Petang ikut membantu evakuasi para korban. Disela-sela evakuasi, terlihat Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah.
Tak lama, warga pun berhasil menyelamatkan Mogiani. Naas, nyawa Wayan Nyanget tidak berhasil diselamatkan dari timbunan tanah. (Spy)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026